Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Kalahkan Udinese 1-0, Emil Audero Tetap Berada di Zona Degradasi Serie A Italia

×

Kalahkan Udinese 1-0, Emil Audero Tetap Berada di Zona Degradasi Serie A Italia

Sebarkan artikel ini
IMG 20260518 WA0004
Kemenangan yang diraih Cremonese yang diperkuat Tim nasional Indonesia, Emil Audero Mulyadi 1-0 atas tuan rumah Udenese dalam pertandingan lanjutan Serie A Liga Italia di Bluenergy Stadium, Stadio Friuli, Senin (18/5/2026) dinihari WIB masih belum mampu keluar dari zona degradasi. (Kalimantanpost.com/Instagram Emil Audero)

ITALIA, Kalimantanpost.com – Kemenangan yang diraih Cremonese yang diperkuat Tim nasional Indonesia, Emil Audero Mulyadi 1-0 atas tuan rumah Udenese dalam pertandingan lanjutan Serie A Liga Italia di Bluenergy Stadium, Stadio Friuli, Senin (18/5/2026) dinihari WIB masih belum mampu keluar dari zona degradasi.

Pasalnya, secara bersamaan saingannya Lecce juga menang 3-2 atas Sassoulo, sehingga dalam klasemen sementara Cremonese tetap terpaut satu poin dari Lecce menjelang hari terakhir musim.

Kalimantan Post

Cremonese berada diperingkat 18 dengan poin 34 dari 37 kali main, sedangkan Lecce di zona aman atau 17 dengan 35 poin.

Nasib Emil Audero dan kawan-kawan akan ditentukan dalam pertandingan terakhir melawan Como pada Minggu, 24 Mei. Bila mampu menang dengan klub milik pengusaha Indonesia tersebut dan Lecce seri atau kalah menghadapi Genoa, Minggu malam dipastikan bertahan di Serie A.

Sebaliknya bila Lecce menang atas Genoa berarti Cremonese terdegradasi ke Serie B musim depan.

Dipertandingan melawan Udinese, kiper Indonesia Emil Audero melakukan dua penyelamatan gemilang, sentuhan 49 kali dan umpan akurat 23 kali.

Penjaga gawang, kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 29 tahun lalu ini pun mendapat rating dari flashscore 7,2.

Di pekan sebelumnya Cremonese berhasil mengalahkan Pisa 3-0 dan berusaha mempertahankan tren positif agar bisa membuka asa bertahan di Serie A musim depan.

Sejak menit awal, Cremonese langsung membombandir pertahanan Udinese. Di menit 6, Youssef Maleh menyia-nyiakan peluang bagus ketika umpannya ke dalam kotak penalti diblokir oleh pertahanan.

Akhirnya tim tamu mampu menjebol gawang Udinese. berawal umpan ke dalam kotak penalti menemukan Federico Bonazzoli tanpa pengawalan.Bonazzoli kemudian melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah, tetapi penyelamatan gemilang dari Maduka Okoye di menit-menit terakhir menggagalkannya.

Baca Juga :  Ronaldo Puasa Gelar Setelah Al-Nassr Dibungkam Osaka 1-0 di Final Liga Champions Asia

Tapi bola rebound di dalam kotak penalti disambar Jamie Vardy dengan melakukan sepakan bola rendah ke tengah gawang. Skor menjadi 1-0 untuk Cremonese.

Udinese yang tampil tanpa semangat sebenarnya mendapat peluang menyamakan kedudukan di menit 25 saat pemain Cremonese pelanggaran Sebastiano Luperto terhadap Christian Kabasele. Namun, hadiah penalti itu dibatalkan oleh VAR karena tidak ada pelanggaran.

Kedudukan 1-0 untuk Cremonese bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Udinese berusaha bangkit. Namun, Cremonese mampu mencetak gol di menit 87 melalui Michele Collocolo menoleh untuk merayakan gol saat bola masuk ke gawang, tetapi kegembiraannya hanya berlangsung singkat karena wasit Gianluca Manganiello menganulir gol tersebut karena pelanggaran.

Tendangan jarak jauh Oumar Solet memaksa kiper Cremonese Emil Audero melakukan penyelamatan di menit-menit akhir, memastikan Cremonese akhirnya mempertahankan keunggulan untuk mengamankan kemenangan head-to-head Serie A pertama mereka atas Udinese dalam 41 tahun. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan