Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Progres PSN Nasional Bergulir, Pematokan Persil Tanan Dilaksanakan

×

Progres PSN Nasional Bergulir, Pematokan Persil Tanan Dilaksanakan

Sebarkan artikel ini
tok
Foto Ilustrasi Patok Tanah. (net)

Banjarbaru, KP – Pemerintah sedang memproses rencana pembebasan lahan pembangunan Stadion Internasional di Banjarbaru.

Fokus pembebasan lahan yang berada di luar Kawasan hutan lindung Liang Anggang.

Kalimantan Post

Pemprov Kalsel sendiri menargetkan seluruh proses pembebasan lahan di area non-kawasan hutan dapat selesai pada Oktober 2026.

Pembangunan stadion tersebut diupayakan masuk Program Strategis Nasional (PSN). Di mana sedang berproses di Badan Pertanahan Nasional (BPN) atau Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M. Yasin Toyib mengatakan, proses pengadaan tanah saat ini telah berjalan melalui BPN.

“Untuk progres PSN nasional ini sudah bergulir.

Sebagai pelaksana pembebasan lahan, saat ini sudah dilakukan pematokan persil-persil tanah,” kata Yasin, Minggu (24/5).

Setelah proses pematokan selesai, tahapan berikutnya yakni tim dari BPN turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi, dilanjutkan penilaian harga tanah oleh tim appraisal. “Kalau appraisal sudah selesai, baru kami melakukan pembayaran kepada pemilik lahan,” imbuhnya.

Namun demikian, Yasin mengakui masih ada sebagian lahan yang masuk kawasan hutan sehingga prosesnya memerlukan mekanisme berbeda dan belum dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Untuk sementara kami fokus pada lahan di luar kawasan hutan. Sedangkan yang di dalam kawasan hutan masih berproses,” akunya.

Menurutnya, penyelesaian lahan yang berada di kawasan hutan kemungkinan akan diusulkan melalui mekanisme perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang direncanakan berlangsung pada 2028.

Diketahui, tahun 2028 mendatang akan ada rencana perubahan RTRW, maka Dinas PUPR Kalsel akan mencoba mengusulkan lewat perubahan RTRW tersebut.

Lahan seluas 28,769 hektare di Kelurahan Landasan Ulin Barat, menjadi titik lokasi pembangunan stadion internasional.

Pemprov Kalsel telah menyiapkan menyiapkan anggaran sekitar Rp65 miliar untuk pembebasan lahan yang melibatkan 88 pemilik tanah terdampak.

Baca Juga :  Supian HK Gelar Lomba Mancing Mania Meriahkan HUT HSU ke-74

Stadion dengan pagu anggaran Rp1 triliun tersebut direncanakan dikerjakan secara multiyears selama tiga tahun anggaran, yakni 2026 hingga 2028. Pada tahun pertama, pekerjaan akan difokuskan pada pengolahan dan perkuatan tanah serta pembangunan struktur awal.(mns/K-2)

Iklan
Iklan