Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Tiap Dua Jam Dishut Pantau Titik Api Tahura

×

Tiap Dua Jam Dishut Pantau Titik Api Tahura

Sebarkan artikel ini
IMG 20260808 WA0024

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memperketat pengawasan kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemantauan dilakukan menggunakan drone secara rutin setiap dua jam guna mendeteksi lebih awal kemunculan titik api.

Kalimantan Post

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat penanganan apabila ditemukan potensi kebakaran di kawasan yang rawan terdampak karhutla.

Kepala Dishut Provinsi Kalteng, Agustan Saining, melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Fritno, mengatakan penggunaan drone menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efektivitas pengawasan.

Dipaparkannya, pengawasan menggunakan drone dilakukan setiap dua jam sekali agar setiap potensi munculnya titik api dapat segera terdeteksi.

“Dengan deteksi dini, tim di lapangan dapat bergerak cepat sebelum api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ucap Fritno, Jumat (7/8/2026)

Menurut Fritno, pemantauan udara secara berkala tidak hanya untuk mendeteksi titik api, tetapi juga memastikan kondisi kawasan Tahura tetap aman.

Hasil pemantauan menjadi bagian dari koordinasi dengan regu pemadam dan instansi terkait dalam upaya pengendalian karhutla.

Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga kawasan hutan dengan tidak melakukan pembakaran lahan. Masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran maupun titik api di lingkungan sekitar.

“Upaya pencegahan karhutla tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Diperlukan dukungan dan kesadaran seluruh elemen masyarakat agar hutan dan lingkungan tetap terjaga,” katanya.

Pengawasan intensif tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran dalam menghadapi potensi karhutla, terutama selama musim kemarau.

Gubernur juga menginstruksikan agar upaya pencegahan lebih mengedepankan deteksi dini, patroli rutin, serta respons cepat terhadap setiap potensi munculnya titik api.

Baca Juga :  Juli 2026, Kalteng Inflasi 0,23 Persen.

Dengan pemantauan udara secara berkala, Dishut Kalteng berharap potensi karhutla di kawasan Tahura dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan sebelum kebakaran meluas. (drt/KPO-3)

Iklan
Iklan