BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pengunjung yang melintasi Siring Menara Pandang Piere Tendean Banjarmasin baik anak-anak maupun remaja langsung berhenti saat melihat beraneka reftil yang di panjang di atas pada Minggu (9/8/2026).
Beberapa remaja putri mencoba memegang Soa Layar dan ular, sedangkan anak-anak memegang burung parkit Australia sambil mengabadikannya.
“Setiap hari Minggu kami selalu mengadakan acara seperti ini untuk mengenalkan dan sosialisasi agar mencintai binatang khusus reftil ke masyarakat,” kata Zaki, salah satu pemelihara reftil, Minggu (9/8).
Dijelaskannya, ada beberapa jenis hewan yang dibawa diantaranya kepiting, landak mini, burung parkit Australia, soalayar, berbagai jenis ular seperti Ular bajing, piton, ular jagung. Lalu ada juga Iguana, gecko atau toke Pakistan dan lain-lain.
“Kami melakukan sosialisasi tak hanya di halaman Menara Pandang tapi juga ke sekolah-sekolah dan tempat lainnya,” ujar Zaki.
Dia menambahkan untuk kepiting yang cukup jinak ini membelinya dari Purwakarta dan harganya sekitar Rp 400.000 – Rp 500.000, sedangkan Iguana albino harganya sekitar Rp400.000.
Selain melakukan edukasi, lanjut rekannya, Aji mereka juga punya resque untuk membantu masyarakat untuk menangkap hewan liar di rumah warga.
“Kami sering dipanggil menangkap hewan terutama ular kobra, ular piton dan biawak di rumah warga,” paparnya. (ful/KPO-3)















