BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Di sela-sela unjuk rasa yang berlangsung tertib di depan Kantor DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (15/6/2026), mahasiswa memberikan raport merah untuk masa kepemimpinan Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakilnya Hasnuriyadi Sulaiman sebagai pemimpin pada tahun 2025-2026.
Raport merah yang diberikan dipasang membentang di pagar Kantor DPRD Kalsel yang terlihat jelas bertuliskan Tidak Lulus.
Tidak lulus tersebut berdasarkan pada penilaian Kelompok A : Tata Kelola Pemerintahan dan dan Transparasi dengan poin minus 100.
Kemudian B : Pelayanan Publik dan Kesejahteraan dengan poin -85. Selanjutnya Kelompok C : Penilaian Lingkungan dan Infrastruktur dengan poin minus 100.
Selanjutnya Kelompok D : Tambahan dan Muatan Lokal yang berkaitan dengan capaian visi Kalsel Bekerja dengan poin minus 90.
Seiring dibentangnya raport merah tersebut, pengunjung rasa secara berulang meminta kepada Ketua DPRD Kalsel, Supian HK untuk keluar menemui massa hingga pada akhirnya langsung berbaur dengan massa aksi.
Selain itu, massa aksi menuntut DPRD Kalsel sebagai perwakilan rakyat untuk bisa berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat terhadap kepemimpinan Muhidin dan Hasnur selama menjabat yang dinilai banyak yang tidak pro ke rakyat.
Salah satunya kasus mengenai pertambangan ilegal yang masih banyak ditemui di Kalsel hingga dampaknya dirasakan masyarakat langsung. (ham/KPO-3).















