Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Perluas Kompetensi, Ketua GATENSI Kalsel Jalani Uji Sertifikasi Skema Gada Utama

×

Perluas Kompetensi, Ketua GATENSI Kalsel Jalani Uji Sertifikasi Skema Gada Utama

Sebarkan artikel ini
IMG 20260627 WA0043 e1782554724562
Ketua GATENSI Kalsel, Ir. Khuzaimi. (Kalimantanpost.com/Hamdi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Komitmen untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme ditunjukkan Ketua Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia (GATENSI) Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan mengikuti uji kompetensi Skema Gada Utama.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memperluas wawasan dan keilmuan, sekaligus meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang keselamatan kerja dan manajemen pengamanan yang kini semakin dibutuhkan di berbagai sektor.

Kalimantan Post

Ketua GATENSI Kalsel, Ir Khuzaimi mengatakan peningkatan kompetensi merupakan hal penting bagi setiap profesional. Termasuk bagi pimpinan organisasi yang ingin terus mengikuti perkembangan regulasi dan kebutuhan dunia kerja.

“Saya rasa ini penting karena sebagai seorang tenaga ahli teknik harus mampu memahami manajemen risiko, analisis risiko, manajemen konflik, hingga penyusunan rencana pengamanan. Semua ini harus dipahami menjadi satu kesatuan ilmu yang menyatu dengan keahlian teknik dan keselamatan konstruksi,” ucap Khuzaimi, Sabtu (27/6/2026).

Ia menambahkan, skema Gada Utama ini juga berperan sangat penting sebagai penunjang utama bagi seseorang yang telah menyandang predikat sebagai Asesor K3.

Keduanya merupakan satu kesatuan ilmu yang tidak terpisahkan. Salah satu penerapannya terlihat ketika kita menilai sebuah bangunan gedung, pabrik, hotel, maupun infrastruktur lainnya maka diperlukan analisis yang lebih mendalam dan menyeluruh, tidak hanya dari sisi teknis keselamatan saja, tetapi juga dari aspek pengamanan secara menyeluruh, sebelum memastikan standar keselamatan kerja konstruksi dapat diterapkan dengan baik di masa mendatang.

Khuzaimi menilai, penerapan budaya K3 menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Maka dari itu, pemahaman mengenai standar keselamatan dan pengamanan harus terus diperbarui seiring perkembangan teknologi dan regulasi yang berlaku.

Selain menjadi bagian dari pengembangan diri, keikutsertaannya dalam uji kompetensi tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anggota GATENSI maupun pelaku jasa konstruksi lainnya agar terus meningkatkan kualitas dan kompetensi melalui berbagai sertifikasi profesi yang diakui secara nasional.

Baca Juga :  Kado Indah HUT ke-500 Banjarmasin, Putra Daerah Lolos Calon Paskibraka Tingkat Pusat

Sebelumnya, ia juga telah mengikuti diklat Gada Utama selama lima hari yang diselenggarakan oleh lembaga terpercaya di bawah naungan Mabes Polri.

Menurutnya, sertifikasi Gada Utama ini tentunya akan melengkapi kompetensi‑kompetensi yang telah dimiliki sebelumnya, terutama dalam aspek pengamanan bangunan.

“Jadi ilmunya saling melengkapi antara analisis risiko keselamatan kerja dan pengamanan lingkungan bangunan, sehingga ini menjadi kebutuhan yang sangat mendasar,” tegasnya.

Ia berharap, dengan mendapatkan sertifikasi resmi dari uji kompetensi bidang Gada Utama ini, ilmu dan keahlian yang dimiliki dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi orang lain, terutama bagi sesama anggota organisasi dan mitra kerja. (ham/KPO‑3)

Iklan
Iklan