Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Satu Telur Sehari Diperluas ke-39 Kota, Alfamart Bidik 2.700 Anak Terindikasi Stunting

×

Satu Telur Sehari Diperluas ke-39 Kota, Alfamart Bidik 2.700 Anak Terindikasi Stunting

Sebarkan artikel ini
IMG 20260605 WA0013 scaled
‎ ‎PEDULI GIZI - Program Satu Telur Sehari kembali dijalankan Alfamart pada 2026 dengan memperluas jangkauan ke-39 kota. (Kalimantanpost.com/devi).

MARTAPURA, kalimantanpost.com – Upaya menekan angka stunting terus dilakukan melalui berbagai pendekatan, termasuk intervensi sederhana lewat pemenuhan gizi harian anak. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, program “Satu Telur Sehari” yang dijalankan Alfamart memperluas jangkauan penerima manfaat ke 39 kota di Indonesia sepanjang 2026.

‎Melalui program tersebut, lebih dari 510 ribu butir telur ditargetkan tersalurkan kepada lebih dari 2.700 anak yang terindikasi stunting. Distribusi dilakukan secara berkala selama tiga hingga enam bulan dengan melibatkan kader posyandu dan dinas kesehatan setempat untuk pemantauan tumbuh kembang anak.

‎Husnul dari Puskesmas Astambul mengatakan, program tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian tambahan protein hewani, tetapi juga edukasi kepada orang tua mengenai pola asuh dan pola makan seimbang.

‎“Program sederhana ini memberikan dampak yang sangat membantu terhadap pertumbuhan anak-anak yang terindikasi stunting. Manfaatnya dapat dirasakan langsung, terutama dalam mendukung pemenuhan gizi harian anak,” ujarnya.

‎Menurut dia, telur dipilih karena menjadi sumber protein hewani yang mudah didapat, terjangkau, serta praktis diolah sebagai menu harian anak. Selain distribusi telur, pendampingan gizi dan pemeriksaan berkala juga menjadi bagian dari pelaksanaan program.

‎Cakupan program ini terus bertambah setiap tahun. Pada 2025, Alfamart mendistribusikan lebih dari 189 ribu butir telur kepada seribu anak di 25 kota. Dari jumlah tersebut, sekitar 72 persen anak penerima manfaat menunjukkan perkembangan tumbuh kembang positif.

‎Sementara pada 2024, lebih dari 103 ribu butir telur disalurkan kepada 591 anak di 12 kota. Sedangkan saat awal pelaksanaan pada 2022, program ini menjangkau seribu anak di 10 kota dengan distribusi lebih dari 177 ribu butir telur.

‎General Manager Corporate Communications Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan program ini difokuskan bagi anak-anak yang mengalami perlambatan pertumbuhan dan penurunan status gizi. Penentuan penerima manfaat dilakukan berdasarkan pendataan bersama dinas kesehatan agar bantuan tepat sasaran.

‎“Program Satu Telur Sehari bukan sekadar membagikan telur, tetapi menjadi salah satu bentuk intervensi sederhana yang efektif dan efisien dalam membantu penanganan stunting di berbagai daerah,” katanya.

‎Menurut Rani, keberlanjutan program juga ditopang oleh pemantauan berkala melalui pencatatan perkembangan anak bersama kader posyandu dan tenaga kesehatan.

‎“Semangatnya adalah bagaimana Alfamart dapat turut berkontribusi membantu menekan angka stunting, sehingga anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat dan berkembang menjadi generasi unggul di masa depan,” tambahnya.

‎Program 2026 sendiri resmi dimulai sejak Mei dan akan berlangsung hingga Oktober mendatang. Selain pemberian protein hewani, kegiatan juga dibarengi edukasi gizi dan pendampingan keluarga agar pemenuhan nutrisi anak dapat berjalan secara berkelanjutan.(dev/KPO-4)

Baca Juga :  BSI RO IX Kalimantan Salurkan 2.136 Hewan Kurban, Perkuat Kepedulian Sosial di Hari Raya Idul Adha

Iklan
Iklan