Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

Setahun Kepemimpinan Lisa, Ekonomi Banjarbaru Tumbuh Tertinggi di Kalsel

×

Setahun Kepemimpinan Lisa, Ekonomi Banjarbaru Tumbuh Tertinggi di Kalsel

Sebarkan artikel ini
hAL 6 3 klm bjb 1 16
PERTUMBUHAN EKONOMI – Aktivitas perdagangan dan jasa di Kota Banjarbaru menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data BPS Kota Banjarbaru, ekonomi Banjarbaru pada 2025 tumbuh 6,49 persen, tertinggi di Kalimantan Selatan, sekaligus menandai capaian satu tahun kepemimpinan Wali Kota Hj Erna Lisa Halaby. (KP/Devi)

Banjarbaru,KP – Tepat satu tahun kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru Hj Erna Lisa Halaby, Kota Banjarbaru mencatat capaian ekonomi yang positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru, pertumbuhan ekonomi daerah ini pada 2025 mencapai 6,49 persen, tertinggi di Kalimantan Selatan.

Data tersebut dipublikasikan melalui Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 01/03/6372/Th.I tanggal 10 Maret 2026. Capaian tersebut menunjukkan Banjarbaru mampu mempertahankan momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat fondasi perekonomian daerah di tengah perlambatan ekonomi global.

Kalimantan Post

Secara makro, nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku (ADHB) Banjarbaru pada 2025 mencapai Rp15,505 triliun. Sementara PDRB per kapita meningkat menjadi Rp55,62 juta. Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya aktivitas ekonomi, produktivitas masyarakat, dan kapasitas produksi daerah.

Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Banjarbaru menunjukkan tren yang konsisten. Setelah terkontraksi sebesar minus 1,83 persen pada 2020 akibat pandemi Covid-19, ekonomi Banjarbaru tumbuh 3,33 persen pada 2021, melonjak menjadi 7,93 persen pada 2022, kemudian stabil pada 6,81 persen di 2023, 6,71 persen pada 2024, dan 6,49 persen pada 2025.

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor penyediaan akomodasi dan makan minum yang tumbuh 10,21 persen. Sektor perdagangan dan reparasi mencatat pertumbuhan 9,15 persen, sektor pendidikan 8,13 persen, konstruksi 7,26 persen, transportasi dan pergudangan 4,76 persen, serta administrasi pemerintahan sebesar 3,49 persen.

Adapun dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT) sebesar 6,22 persen, konsumsi rumah tangga 5,33 persen, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) atau investasi sebesar 5,08 persen, serta konsumsi pemerintah sebesar 2,84 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan pertumbuhan ekonomi Banjarbaru tidak hanya bergantung pada belanja pemerintah, tetapi juga didukung meningkatnya konsumsi masyarakat dan investasi.

Baca Juga :  Pemko Banjarbaru Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Serangan Siber

Kontribusi Banjarbaru terhadap perekonomian Kalimantan Selatan juga terus meningkat. Pada 2025, Banjarbaru menyumbang 5,09 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kalimantan Selatan dengan laju pertumbuhan 6,49 persen. Posisi tersebut semakin mengukuhkan Banjarbaru sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa, pendidikan, dan investasi di provinsi ini.

Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,49 persen merupakan hasil dari meningkatnya investasi, terjaganya daya beli masyarakat, berkembangnya sektor jasa, serta tata kelola pemerintahan yang semakin efektif. Stabilitas fiskal, birokrasi yang akuntabel, dan iklim usaha yang kondusif menjadi faktor yang menjaga momentum pertumbuhan tersebut.

Meski satu tahun kepemimpinan belum cukup untuk mengukur keseluruhan keberhasilan pembangunan lima tahun mendatang, indikator makro yang dirilis BPS Kota Banjarbaru memberikan sinyal positif bahwa arah pembangunan daerah berada pada jalur yang tepat. Tantangan selanjutnya adalah memastikan pertumbuhan ekonomi yang tercipta semakin berkualitas, inklusif, dan mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju Banjarbaru EMAS (Elok, Maju, Adil, dan Sejahtera). (Dev/K-5)

Iklan
Iklan