BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyusun Dashboard Pimpinan yang akan menjadi pusat kendali informasi bagi kepala daerah dalam memantau kinerja perangkat daerah secara cepat dan akurat.
Penyusunan dashboard tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, H. Ichrom Muftezar, mewakili Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, di Ruang Rapat Sekda Pemko Banjarmasin, Kamis (16/7).
Rapat dihadiri jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Banjarmasin, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, serta perwakilan sejumlah instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.
Dalam pertemuan itu, dibahas konsep, kebutuhan data, hingga mekanisme integrasi informasi dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) agar dapat disajikan dalam satu sistem yang mudah dipantau oleh pimpinan daerah.
Dashboard Pimpinan nantinya akan berfungsi sebagai pusat kendali visual yang menyajikan data secara real-time, indikator kinerja utama atau Key Performance Indicators (KPI), serta berbagai informasi strategis yang dibutuhkan dalam proses pengambilan keputusan.
Melalui sistem tersebut, pimpinan daerah diharapkan dapat memonitor capaian program, perkembangan pelaksanaan kegiatan, hingga berbagai persoalan yang memerlukan tindak lanjut secara lebih cepat dan tepat.
Selain meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap kinerja perangkat daerah, dashboard ini juga diharapkan mampu mempercepat koordinasi antar-OPD serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data.
Penyusunan Dashboard Pimpinan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Banjarmasin dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Dengan tersedianya sistem informasi yang terintegrasi, setiap kebijakan yang diambil diharapkan didasarkan pada data yang akurat dan terkini, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (Nau/KPO-1)















