BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Bank Kalsel kembali mengingatkan masyarakat, khususnya para nasabah, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang mengatasnamakan Bank Kalsel. Salah satu modus yang kembali ditemukan adalah penyalahgunaan nomor WhatsApp dan penyebaran tautan palsu yang menyerupai layanan resmi bank.
Bank Kalsel mengimbau nasabah agar selalu memastikan keaslian setiap pesan yang diterima sebelum membalas, memberikan data pribadi, maupun mengklik tautan yang mengatasnamakan Bank Kalsel. Informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi milik Bank Kalsel.
Untuk layanan melalui WhatsApp, Bank Kalsel menegaskan bahwa nomor resmi Bank Kalsel Care adalah 0811 500 1122 yang telah terverifikasi (centang biru). Di luar nomor tersebut, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pesan yang mengatasnamakan Bank Kalsel.
Bank Kalsel juga mengingatkan masyarakat agar mengabaikan pesan yang dikirim melalui nomor 0851 3527 8308 maupun tautan yang mengarah ke situs ib-bankkalsel.cloudds.my.id, karena nomor dan alamat tersebut bukan merupakan kanal resmi Bank Kalsel.
Nasabah diimbau untuk tidak memberikan informasi rahasia kepada siapa pun, termasuk PIN, password, kode OTP, maupun data pribadi, karena Bank Kalsel tidak pernah meminta data tersebut melalui pesan WhatsApp, telepon, maupun tautan yang dikirim secara pribadi.
Apabila menerima pesan, telepon, atau tautan yang mencurigakan, masyarakat disarankan untuk tidak menanggapinya dan segera melakukan konfirmasi melalui layanan resmi Bank Kalsel agar terhindar dari penyalahgunaan data maupun tindak kejahatan perbankan.
Bank Kalsel menegaskan bahwa keamanan rekening tidak hanya menjadi tanggung jawab bank, tetapi juga memerlukan kewaspadaan dari setiap nasabah. Dengan selalu berhati-hati dan hanya mempercayai informasi dari kanal resmi, masyarakat dapat terhindar dari berbagai modus penipuan yang semakin beragam di era digital.(ADV/KPO-1)















