BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Keinginan Timnas Indonesia meraih juara ASEAN Championship 2026 untuk pertama kalinya sejak keikutsertaan 30 tahun lalu pupus sudah setelah ditahan imbang Singapura 1-1 dalam pertandingan terakhir Grup A ditahan imbang tuan rumah Singapura 1-1 yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/9/2026) malam.
Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui Ragnar Oratmangoen pada menit menit 47 memanfaatkan kemelut di mulut gawang Singapura.
Singapura pun menyamakan kedudukan 1-1 melalui Ilhan Fandi di menit 66 memanfaatkan kesalahan koordinasi antar kiper Indonesia dengan Rizky Ridho.
Hasil imbang itu, Indonesia menempati posisi ketiga Grup A dengan 7 poin, sedangkan Vietnam menjadi juara grup dengan 10 poin dan Singapura sebagai runner up meraih 8 poin.
Upaya Indonesia meraih juara di tahun ini dengan ‘memulangkan’ 13 pemain abroad dan bermain di Liga Super League. Walau pun diperkuat pemain yang pernah malang melintang di Liga Eropa, tetap hasilnya nihil.
Atas hasil buruk untuk keenam kalinya gugur di babak penyisihan Piala AFF ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir pun berjanji akan melakukan pembenahan.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan,” dalam unggahan di Instagram pribadinya Jumat (7/8) malam.
Selain itu Erick Thohir juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang di ASEAN Championship 2026. (ful/KPO-3)















