Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Jelang Haul ke-500 Sultan Suriansyah, Kawasan Kuin Utara Bersiap Sambut Ribuan Jemaah

×

Jelang Haul ke-500 Sultan Suriansyah, Kawasan Kuin Utara Bersiap Sambut Ribuan Jemaah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260812 WA0042 e1786537563114
HAUL - Peringatan Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 kembali digelar sebagai salah satu agenda keagamaan. (Kalimantanpost.com/nugie).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Peringatan Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 kembali digelar sebagai salah satu agenda keagamaan sekaligus momentum untuk mengenang sejarah Kesultanan Banjar.

Tahun ini, kegiatan dipusatkan di Kompleks Makam Sultan Suriansyah, Jalan Kuin Utara RT 09, Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Kalimantan Post

Haul dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026, bertepatan dengan 2 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Rangkaian kegiatan akan dimulai sekitar pukul 19.00 Wita dan berlangsung hingga selesai.

Besarnya antusiasme masyarakat membuat ribuan jemaah diperkirakan hadir dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya warga Kota Banjarmasin, jemaah dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan juga diperkirakan berdatangan untuk mengikuti rangkaian haul.

Kehadiran para jemaah nantinya tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk kembali mengenang sosok Sultan Suriansyah beserta jasa dan perjuangannya dalam perjalanan sejarah Banjar.

Sejumlah tokoh dan pejabat daerah juga dijadwalkan hadir. Diantaranya Gubernur Kalsel H Muhidin, Wakil Gubernur Kalsel Hasnuryadi Sulaiman, Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, serta keluarga besar zuriyat Pangeran Sultan Suriansyah.

Ketua Panitia Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500, Abdul Hakim, SE, mengajak masyarakat dan seluruh jemaah untuk turut hadir dalam peringatan tersebut. Ia berharap kegiatan dapat menjadi ruang untuk mengenang perjuangan Sultan Suriansyah sekaligus mempererat hubungan antar masyarakat.

“Kami mengajak seluruh jemaah dan masyarakat untuk berhadir bersama-sama pada Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500, mari kita mengenang jasa perjuangan beliau sekaligus mempererat silaturahmi dan bersama-sama mendoakan agar kegiatan ini membawa keberkahan,” ujar Abdul Hakim, Rabu (12/08/2026).

Menurut Abdul Hakim, haul memiliki makna yang lebih luas dari sekadar agenda keagamaan. Peringatan tersebut juga menjadi salah satu cara masyarakat Banua untuk menjaga ingatan terhadap sejarah sekaligus mempertahankan tradisi yang telah berlangsung dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Jelang HUT RI, Zazuli Ingatkan ASN Banjarmasin Jaga Disiplin dan Kebersamaan

Sementara itu, Sekretaris Panitia Haul Agung Sultan Suriansyah, Sabirin HA Syukran Nafis, mengatakan persiapan terus dilakukan untuk menyambut para jemaah. Panitia juga mengantisipasi tingginya jumlah masyarakat yang akan memadati kawasan Kompleks Makam Sultan Suriansyah.

Karena itu, jemaah yang datang diimbau untuk mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung. Hal tersebut penting dilakukan agar rangkaian haul dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tetap berlangsung dalam suasana khidmat.

“Kami mengajak seluruh jemaah, masyarakat Banua, untuk bersama-sama menghadiri Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500, ini merupakan momentum untuk mengenang jasa dan perjuangan beliau sekaligus mempererat silaturahmi, mudah-mudahan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman dan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” kata Sabirin.

Selain kesiapan panitia, pelaksanaan haul juga diperkirakan kembali diwarnai semangat gotong royong warga sekitar. Sejumlah masyarakat secara swadaya biasanya menyediakan pos istirahat atau rest area bagi jemaah, khususnya mereka yang datang dari luar daerah.

Kehadiran pos-pos tersebut menjadi bentuk kepedulian warga dalam membantu memberikan kenyamanan kepada jemaah. Tradisi saling membantu ini sekaligus menjadi salah satu ciri yang melekat dalam pelaksanaan haul di kawasan Kuin dari tahun ke tahun.

Haul Agung Sultan Suriansyah ke-500 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan, mempererat silaturahmi, serta mengenalkan sejarah dan warisan Kesultanan Banjar kepada generasi muda. Dengan jumlah jemaah yang diperkirakan mencapai ribuan orang, masyarakat kembali diingatkan untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan mengikuti petunjuk petugas selama kegiatan berlangsung. (nug/KPO-4)

Iklan
Iklan