Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Maulid Nabi dan Haul ke-11 Hj Nurhayati, Kenangan Cinta kepada Rasulullah

×

Maulid Nabi dan Haul ke-11 Hj Nurhayati, Kenangan Cinta kepada Rasulullah

Sebarkan artikel ini
IMG 20260904 235845

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Lantunan shalawat menggema di kawasan Jalan Kampung Melayu Darat, Banjarmasin, Jumat (4/9/2026). Ratusan hingga ribuan jemaah larut dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul ke-11 almarhumah Hj Nurhayati binti H Anang Dullah, istri mendiang H Abdussamad Sulaiman HB.

Kehadiran Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf yang memimpin rangkaian maulid turut menjadi magnet bagi jemaah. Masyarakat dari berbagai daerah dan kalangan memadati lokasi untuk bershalawat dan mengikuti rangkaian peringatan.

Kalimantan Post

Habib Syech dikenal sebagai ulama dan pendakwah yang menjadikan shalawat sebagai bagian penting dalam syiar Islam. Bersama Majelis Ahbaabul Musthofa, tradisi dzikir dan shalawat yang dibawanya telah berkembang dan diikuti jemaah di berbagai daerah.

Sejumlah habib dan ulama dari berbagai daerah juga hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir para pejabat dan tokoh masyarakat, termasuk jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan.

Di antaranya Sekretaris Daerah Kalsel, Danrem 101/Antasari, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Bupati Hulu Sungai Utara, Wakil Wali Kota Banjarmasin, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.

Bagi keluarga besar almarhumah Hj Nurhayati, peringatan tersebut memiliki makna khusus. Maulid Nabi Muhammad SAW dipadukan dengan Haul ke-11 almarhumah, sekaligus menjadi momentum untuk mengenang sosok yang semasa hidup dikenal memiliki kecintaan mendalam kepada Rasulullah SAW.

Dalam tausiyahnya seusai rangkaian maulid, Habib Quraisy Baharun mengungkapkan alasan peringatan Maulid Nabi disatukan dengan haul almarhumah Hj Nurhayati.

Menurutnya, terdapat hubungan erat antara kecintaan almarhumah kepada Rasulullah SAW dengan tradisi maulid dan shalawat yang semasa hidupnya begitu dekat dengan kesehariannya.

“Kenapa maulid dan haul almarhumah Hj Nurhayati disatukan? Banyak alasan. Tapi yang ingin saya sampaikan ada kaitan nama Nabi Muhammad SAW dengan almarhumah,” ujar Habib Quraisy di hadapan jemaah.

Baca Juga :  Hasnuryadi Serahkan Bantuan Pompa Air Hasnur Group di Posko Karhutla Guntung Damar

Ia kemudian mengenang sejumlah kesempatan ketika dirinya duduk bersama almarhumah dan membaca shalawat. Menurut Habib Quraisy, almarhumah juga kerap memintanya menceritakan kisah-kisah tentang Rasulullah SAW.

“Saya sering duduk bersama beliau, duduk membaca shalawat. Beliau selalu minta ceritakan tentang cerita Rasulullah. Setiap kali saya ceritakan, mulut beliau selalu basah dengan shalawat, matanya berkaca-kaca, bahkan tidak jarang beliau terisak-isak mendengar cerita itu,” tuturnya.

Kecintaan tersebut, lanjutnya, juga tercermin dari wirid yang kerap diamalkan almarhumah semasa hidup.

“Beliau selalu berwirid yang artinya, Ya Allah, cintakan aku kepada Rasulullah SAW,” katanya.

Habib Quraisy selanjutnya mengingatkan jemaah mengenai besarnya kedudukan cinta kepada Rasulullah SAW dan keutamaan bershalawat dalam kehidupan seorang muslim.

Ia juga mengutip hadis tentang doa Rasulullah SAW yang disimpan untuk umatnya dan akan menjadi syafaat pada hari kiamat.Menurut Habib Quraisy, Rasulullah SAW menyimpan doa mustajabnya untuk memohon keselamatan umatnya, terutama mereka yang menghadapi kesulitan dan azab di akhirat.

“Karena Rasulullah satu-satunya orang yang memikirkan orang lain,” ujarnya.

Momentum Meneruskan PengabdianSementara bagi keluarga besar almarhumah, Maulid Nabi sekaligus Haul ke-11 menjadi kesempatan untuk kembali mengenang dan mendoakan Hj Nurhayati serta mendiang suaminya, H Abdussamad Sulaiman HB.

Mewakili keluarga, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para habib, ulama, guru agama, tokoh masyarakat dan seluruh jemaah yang telah hadir.

“Atas nama keluarga besar almarhumah Mama tercinta Hj Siti Nurhayati dan almarhum Abah tercinta H Abdussamad Sulaiman, keluarga besar Hasnur Group, keluarga besar Yayasan Hasnur Centre dan keluarga besar Barito Putera mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh para habib, alim ulama, guru-guru agama, tokoh masyarakat, serta seluruh masyarakat yang hadir di sini,” kata Hasnur usai acara.

Baca Juga :  Dinkes Kalsel Siapkan “Rumah Oksigen”

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk bersama-sama memperingati kelahiran Rasulullah SAW sekaligus memanjatkan doa bagi almarhumah dan almarhum.

“Kami tentu memohon doa untuk Abah dan Mama, mudah-mudahan diberikan tempat terbaik dan paling mulia di sisi Allah SWT, bersama Rasulullah SAW, diterima semua amal ibadahnya, dihapuskan semua dosa dan kesalahan beliau,” tuturnya.

Hasnur berharap nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan kedua orangtuanya semasa hidup dapat terus diwariskan kepada anak, cucu dan generasi penerus keluarga.Menurutnya, kecintaan dan pengabdian kedua orangtuanya kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, umat, bangsa dan masyarakat Kalimantan Selatan harus menjadi nilai yang terus dijaga.

“Kami anak, cucu dan keturunannya akan terus berupaya meneruskan cinta dan pengabdian beliau kepada Allah SWT, Rasulullah SAW, umat Rasulullah, negara Indonesia dan khususnya kepada masyarakat Banua Kalimantan Selatan,” pungkasnya. (KPO-1)

Iklan
Iklan