Banjarmasin, KP – Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-60 yang digelar Pemko Banjarmasin dijadikan momen penekanan bahwa kedua satuan tersebut bukan menjadi momok bagi masyarakat.
Karena itu Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menegaskan, agar kedua instansi yang berada di bawah Pemerintahan Kota (Pemko) Banjarmasin itu untuk selalu memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.
“Tingkatkan terus sinergi dengan instansi TNI dan Polri dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Ibnu, Rabu (23/03) siang.
Menurut Wali Kota dua periode itu, Satpol-PP bukan menjadi momok yang menakutkan ataupun sesuatu yang harus dibenci masyarakat.
Pasalnya tugas Satpol PP dan Linmas lah untuk menjaga ketertiban dan ketentraman dengan aparat lainnya.
“Kami ingin mengedepankan tindakan yang humanis. Tidak ada yang sifatnya ancaman dan intimidasi. Karena masyarakat kita juga, warga Banjarmasin,” paparnya.
Meski begitu, Ibnu mengaku jika ada petugas yang melanggar aturan, pasti akan ditindak tegas.
“Sebagai tugas fungsi utama mengawal dan menegakkan peraturan daerah (Perda), Perwali dan peraturan lainnya, kami berharap tingkatkan terus kompetensi dan pemahaman peraturan perundangan,” katanya.
“Oleh sebab itu, kita ciptakan Satpol PP yang humanis dan Baiman dan Lebih Bermartabat, agar bisa kita wujudkan suasana aman dan damai,” pungkasnya.
Sementara itu, Kasatpol PP Banjarmasin, Ahmad Muzaiyin mengaku, pihaknya siap menjalankan amanat sesuai perintah Wali Kota Banjarmasin.
“Tentunya secara optimal dan maksimal bekerja sama untuk pelaksanaan ketertiban umum dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.
Disinggung bahwa Satpol PP merupakan pengayom dan bukan musuh masyarakat, Muzaiyin mengaku pihaknya selalu bekerja secara humanis dan profesional sesuai aturan.
“Jadi kalau ada pelanggaran perda yang masih bisa kita tolerir dan kita himbau dan kita tetap kita laksanakan. Kemudian terkait peneguran kita laksanakan sesuai SOP yang ada,” tuturnya.
Terakhir, Muzaiyin pun mengaku akan menindak tegas jika terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum-oknum jajarannya.
“Memang kalau dulu ada kita dapati dan lakukan pembinaan, namun selama ini Alhamdulillah tidak ada lagi. Tapi kalau ada pastinya kita tindak tegas sesuai ketentuan,” tuntasnya. (Kin/KPO-1)















