Rantau, KP – Pemerintah Kabupaten Tapin fokoskan pembangunan destinasi wisata dalam rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2018-2023.
Hal itu di sampaikan Bupati Tapin HM Arifin Arpan usai mengikuti paparan dari Koordinator Air Minum Kementerian PPN/Bappenas RI, Direktur Penyerasian Pembangunan Khusus Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi RI dan Kepala Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI Kalimantan Selatan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kabupaten Tapin Tahun 2022, baru-baru tadi bertempat Pendopo Galuh Bastari Kawasan Rantau Baru.
Bupati Tapin menyebutkan bahwa ada beberapa destinati wisata di Tapin yang perlu mendapat perhatian untuk dikembangkan pada tahun mendatang, seperti objek wisata Danau Hatiwin di Desa Hatiwin Kecamatan Tapin Selatan, Goa Beramban Desa Beramban Kec Piani, Bendungan Tapin di Desa Pipitak Jaya Kec Piani dan Goa Batu Hapu Di Desa Hatungun Kecamatan Hatungun dan baru-baru dibuat Wisata Kuliner Desa Jingah Babaris Kec Tapin Utara.
“Jadi dari sekian objek wisata tersebut, pemerintah daerah Tapin mencoba menfokuskan pengembangan wisata tahun 2023, walaupun skalanya kecil wisata yang di tawarkan namun dapat dinikmati semua lapisan masyarakat,“ kata Bupati Tapin.
Namun kata Bupati dalam pembangunan wisata dengan mengandalkan dana pemerintah tentunya tidak mungkin terbatas, tentunya perlunya peran serta dari pihak ketiga dalam hal ini pengusaha yang berinvestasi di daerah.
“Untuk pengembangan pariwisata tentunya perlunya peran serta dari pengusaha yang ada di daerah,“ katanya.
Sebagai contoh pemerintah daerah telah membuat perencanaan pengembangan wisata Goa Beramban dialokasikan sebesar Rp35 milliar, hal ini dalam satu tahun anggaran pemerintah daerah tidak mungkin bisa menganggarkan bisa dilakukan secara bertahap dan perlunya dukungan dari pemerintah Provinsi, Pemerintah Pusat dan pengusaha di daerah.
Dengan kedatangan para Kementrian PPN/Bappenas dan Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi RI, memberikan peluang dalam pengembangan pembangunan di daerah.
“Mereka mempersilahkan pemerintah daerah mengajukan permohonan apa yang akan dilakukan untuk daerahnya dengan mengacu pada program pemerintah pusat,“ ujar Bupati.
Dengan adanya kabar gembira tersebut, Pemerintah Daerah Tapin akan mendiskusikan bersama SKPD terkait untuk menindaklanjutinya.
“Kalau pemerintah diminta memberikan paparan terkait pembangunan desinasi wisata, kita selalu siap untuk menyampaikan,“ kata Bupati Tapin.
Sementara Kepala Bappelitbang Zainal Aqli mengatakan, rencana kinerja perangkat daerah Kabupaten Tapin tahun 2023 yakni pengembangan Kawasan strategis potensial, didalamnya masuk pengembangan pemabngunan destinasi wisata.
Untuk mendukung tersebut, diperlukan dengan peningkatan sumberdaya manusia (SDM) dan Penguatan Infrastruktur sehingga dalam pengembangan destinasi wisata dapat diwujudkan. (abd/K-6)















