Banjarmasin, KP – Jembatan HKSN yang bakal diresmikan pada Selasa (19/04) besok, dianggap sudah selesai dan layak oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin untuk digunakan sebagai fasilitas penyeberangan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Doyo Pudjadi mengatakan, hal tersebut diambil berdasarkan penghitungan Pile Driving Analyzer (PDA) Test dari konsultan pembangunan Jembatan HKSN.
PDA Test sendiri adalah sistem pengujian dengan menggunakan data digital komputer yang diperoleh dari strain transducer dan accelerometer untuk memperoleh kurva gaya dan kecepatan ketika tiang dipukul menggunakan palu/hammer dengan berat tertentu
“Pengetesan ini untuk memastikan bahwa tiang pancang jembatan,” ucapnya saat ditemui awak media disela persiapan peresmian Jembatan HKSN, Minggu (17/04) siang.
Selain itu, Doyo mengklaim, pihaknya juga sudah melakukan uji coba dengan pemberian beban menggunakan truk yang berisi muatan material konstruksi jembatan.
“Kemarin pada saat proses pembangunan jembatan, secara tidak langsung puluhan truk-truk pengangkut material parkir di atas jembatan. Sampai berjam jam untuk membongkar muatannya,” ujarnya.
Setelah dua kali uji kekuatan tiang pancang jembatan, pihaknya menyimpulkan bahwa jembatan yang memakan APBD sebesar Rp 64 Miliar tersebut dinilai layak dan bisa untuk difungsikan sebagai penyeberangan.
“Sudah dilakukan uji. Konsultan menyatakan layak untuk menyanggah beban yang cukup berat. Dan sudah menjamin,” klaimnya.
Karena itulah, pria yang juga menjabat sebagai Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Setdako Banjarmasin itu menegaskan, pihaknya tidak perlu lagi menggelar ujicoba langsung seperti yang dilakukan pada Jembatan Sei Alalak.
“Kami dari dinas PUPR tidak melakukan uji langsung beban mobil truk atau tronton di atas jembatan pada saat peresmian seperti di Jembatan Alalak. Karena sebelum diresmikan sudah melalui dua kali uji kekuatan konstruksi jembatan,” tukasnya.
Rencananya, Jembatan HKSN ini akan dilakukan seremonial peresmian penggunaan jembatan di depannya dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina dan jajarannya pada Selasa (19/04) pagi.
Sebelumnya, Ibnu Sina menjelaskan, bahwa pada seremonial peresmian tersebut akan ada sedikit upacara adat dan syukuran atas selesainya progres pembangunan Jembatan HKSN
“Peresmian kita laksanakan pagi dengan acara seremony sedikit,” ungkap Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.
Ibnu mengaku, acara seremoni dilakukan merupakan bentuk kesyukuran bahwa jembatan senilai Rp64 miliar tersebut rampung.
“Jadi ada acara adat lah sedikit. Dan langsung dioperasionalkan dan dimanfaatkan oleh warga,” tuturnya.
Tidak hanya roda dua dan empat, jembatan tersebut rencananya juga bisa dilalui kendaraan roda enam.
“Dan angkutan lainnya sudah bisa dibuka. Mudah-mudahan bisa mengurangi kemacetan,” katanya.
Ia pun berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjaga dan merawat jembatan tersebut.
Terakhir, pucuk pimpinan kota seribu sungai itu juga memaparkan bahwa dibawah jembatan itu nantinya bakal dibangun taman.
“Memang ada space yang dimanfaatkan untuk taman. Tolong kita rawat dan kita jaga,” tandasnya. (Kin/K-3)















