Banjarbaru, KP- DPRD Kota Banjarbaru memanggil manajemen dan Dewan Pangawas Perseroan Terbatas Air Minum (PTAM) Intan Banjar atas Kenaikan tarif air minum dari PTAM Intan Banjar yang belakang menjadi keluhan masyarakat, Selasa (13/9/2022)
Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah mengatakan, pihaknya meminta pemegang saham di PTAM Intan Banjar untuk meninjau ulang kenaikan tarif air tersebut.
“Kami meminta kenaikan tarif air minum ini ditunda terlebih dahulu. Karena juga bersamaan dengan kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok lainnya. Momentumnya sangat tidak pas,” ujarnya.
Menurut Fadli, jika terpaksa menaikkan tarif hendaknya dilakukan secara bertahap. Misalnya lima persen dulu, kemudian 10 persen dam seterusnya.
Direktur Umum PTAM Intan Banjar Abdullah Saraji menjelaskan, jika hasil musyawarah hari ini akan disampaikan langsung kepada pemegang saham.
” Nanti Bakal dibawa di rapat komisaris dan RUPS,” ujar Saraji.
Meski tidak banyak bicara terkait penurunan atau pembatalan kenaikan tarif air minum, Saraji tetap menyatakan hasilnya akan di putuskan dalam rapat dengan komisaris dan pemegang saham
“Besok kami akan rapat dan kami sebagai operator siap menindaklanjuti hal ini,” pungkasnya. (Dev/K-3)















