Banjarmasin, KP – Kota Banjarmasin mengirimkan sebanyak 19 orang tenaga Caregiver (tenaga perawat lansia) terlatih ke Jepang.
Pelepasan 19 orang tenaga kesehatan ini mendapatkan beasiswa kesehatan dan bekerja di Kaikoukai Healthcare dilakukan di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin.
Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor mengatakan beasiswa tenaga kesehatan merupakan hasil kerjasama Pemko Banjarmasin yang telah dijajaki sejak 2020, oleh mantan kepala Dinas Kesehatan, Machli Riyadi.
“Kerjasama ini untuk mengirim tenaga kerja kesehatan terlatih dengan durasi kontrak selama 5 tahun,” kata Arifin.
Tenaga kesehatan ini bakal ditempatkan di Kota Nagoya dan sekitarnya di Jepang, yang diharapkan mampu membawa pengalaman ke banua, berupa sikap profesional, ilmu pengetahuan, kebudayaan dan motivasi dari negara maju.
Menurutnya, pengiriman tenaga perawat kesehatan terlatih ini untuk mengisi kekurangan tenaga serupa di Jepang sambil memberikan pengalaman bekerja di Jepang.
Sementara, Presiden Kaikoukai Healthcare Grup, Yamada Tetsuya mengatakan tenaga kesehatan terlatih ini akan ditempatkan dalam sejumlah fasilitas kesehatan yang ada di Kota Nagoya, Jepang.
“Grup Kaikoutai Healtcare memiliki 20 fasilitas kesehatan, empat rumah sakit dan 18 pelayanan cuci darah (Dialisis) sehingga tenaga kesehatan yang dikirim memiliki standar berbahasa Jepang standar N4 atau Basic,” kata Yamada Tetsuya.
Disebutkannya, walaupun perusahaan Jepang pada umumnya kekurangan tenaga kesehatan terlatih terutama caregiver atau tenaga perawatan lansia terlatih, namun persyaratan ketat tetap diterapkan.
“Untuk angkatan pertama ini bakal ditempatkan di fasilitas milik Kaikoutai Grup di Kota Nagoya,” tambahnya.
Sedangkan untuk angkatan kedua tidak hanya ditempatkan di fasilitas kesehatan milik Kaikoutsi Grup, namun fasilitas kesehatan lainnya yang membutuhkan. (mar/K-7)















