BARABAI, KP – Kakek berinisial A (68) meninggal dunia di lokasi pemancingan ikan di Sungai Ray 9 Desa Kayu Rabah RT 07, Kecamatan
Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Selasa (3/10) pagi sekitar pukul 09.00 Wita.
Penyebab kematian korban diduga akibat sesak nafas dan kelelahan setelah berjalan sekitar 2 kilometer dari lokasi pemancingan.
Kronologis kejadian bermula ketika korban A bersama rekannya
Abu dan Dayat berangkat ke Sungai Ray 9 di Desa Kayu Rabah Kecamatan Pandawan dengan maksud memancing ikan pagi hari sekitar pukul
06.00 Wita.
Setelah sampai di sekitar sungai Ray 9, ketiganya meletakkan sepeda motor di parkiran umum di kawasan tersebut.
Korban bersama Abu dan Dayat melanjutkan perjalanan berjalan kaki menuju lokasi pemancingan ikan yang berjarak kurang lebih sekitar 2
kilometer.
Sesampai di lokasi pemancingan, korban langsung memancing ikan. Tiba-tiba, korban terjatuh dan meminta tolong kepada masyarakat
sekitar untuk memanggil temannya Abu dan Dayat. Kedua teman korban kemudian memangku korban untuk beristirahat.
Saat itu, korban mengeluh kepalanya pusing dan agak susah bernafas. Sekitar 15 menit kemudian warga Birayang Surapati, Tani, jalan
Birayang Surapai RT 03 Desa Birayang Surapati, Kecamatan Batang Alai Selatan HST tersebut meninggal dunia.
Rekannya Abu menghubungi keluarga. Sekitar pukul 10.30 Wita, keluarga korban datang menjemput dan langsung di bawa ke rumah duka
untuk dimakamkan.
Pihak keluarga menolak untuk dibawa ke rumah sakit untuk di lakukan visum atau utopsi, karena menganggap kejadian tersebut adalah
musibah dan tidak akan menuntut siapapun juga di kemudian harinya.(ary/K-4)















