SURABAYA, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi (Pemrov) Kalimantan Tengah) menyampaikan 20 usulan dalam pembahasan desk ke wilayahan pada acara Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Nasional (Rakortekrenbangnas) di hari kedua di Surabaya, Selasa (27/2/2024).
Kepala Badan Perencanaan Pembangungan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung yang menghadiri rapat itu mengatakan 20 usulan itu, menghasilkan 11 usulan di rekomendasikan, delapan usulan ditindak lanjut dan satu usulan ditolak.
Diungkapkannya, Pemprov Kalteng menekankan hilirisasi daerah penghasil SDA untuk menuju ekonomi hijau, pengembangan kawasan industri dan food estate diantaranya Pulang Pisau, Kapuas serta Kotawaringin Timur.
Sehari sebelumnya, membahas di Desk Indikator Makro, yaitu desk yang membahas target dari 31 indikator makro, untuk dimasukkan sebagai sasaran awal RKPD Provinsi Kalteng tahun 2025.
Dalam desk indikator makro tersebut, Loenard S Ampung menjelaskan dari hasil pembahasan telah diperoleh kesepakatan Target Indikator Makro diantaranya PDRB per kapita 82,4 juta per kapita.
“Tingkat Kemiskinan 4,11 – 4,61 persen, rasio gini 0,311 – 0,315. Laju pertumbuhan ekonomi 5,6 persen serta, tingkat pengangguran terbuka 3,51-3,91 persen,” ucapnya.
.
Rakortekrenbangnas ini bertujuan untuk memperkuat sinergisitas program dan kegiatan antara pusat dan daerah.
Rakortekrenbangnas yang dibuka Sekretaris Jenderal Kemendagri Suhajar Diantoro dilaksanakan untuk sinkronisasi dan harmonisasi perencanaan antara Pusat dan Daerah dalam pencapaian target Pembangunan Nasional.
Agenda dihadiri pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian/Lembaga terkait, Kepala Bappeda Provinsi beserta jajaran, serta Perangkat Daerah Provinsi pengampu urusan pemerintahan daerah.
Sekretaris Jenderal Kemendagri menyatakan Rakortekrenbangnas itu merumuskan kesepakatan bersama tentang program, target kegiatan dan rencana pembangunan umum pusat dan daerah.
“Selain itu juga proyek prioritas untuk mengatasi masalah daerah, mengembangkan potensi daerah sekaligus mendukung capaian target pembangunan nasional agar membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, kemajuan daerah, juga mendukung capaian tujuan nasional,” ujarnya.
Hadir mendampingi Kepala Bappedalitbang Kalteng yakni Kabid Perencanaan Evaluasi dan Evaluasi Pembangunan Daerah Luqman Alhakim, Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Yohanna Endang, Kabid Ekonomi, SDA dan Kerjasama Yoyo, Kabid Sosbudpem Chandra F.A., serta JFT. (drt/KPO-3)















