BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kalimantan Selatan, drg. Ellyana Trisna Hasnuryadi, melakukan kunjungan langsung ke kediaman dua anak penyintas penyakit jantung bawaan di Jalan Dahlia dan Jalan RK Ilir, Kota Banjarmasin, Minggu (25/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian YJI Kalsel dalam memberikan dukungan moral kepada anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit jantung bawaan, sekaligus menyemangati keluarga agar tetap tabah dan optimistis menjalani proses pengobatan.
“Kehadiran kami bukan sekadar kunjungan, tetapi bentuk dukungan agar anak-anak penyintas jantung bawaan dan keluarganya tidak merasa sendiri. Mereka adalah pejuang kecil yang luar biasa,” ujar drg. Ellyana Trisna Hasnuryadi.
Dalam kunjungan itu, drg. Ellyana meninjau langsung kondisi kesehatan pasien serta berdialog dengan keluarga mengenai tahapan perawatan yang sedang dijalani. Ia juga memberikan penjelasan terkait berbagai bentuk pendampingan yang dapat difasilitasi oleh Yayasan Jantung Indonesia, khususnya bagi pasien anak dengan kelainan jantung bawaan.
“YJI berupaya hadir sejak awal, mulai dari edukasi kesehatan, pendampingan, rujukan medis, hingga dukungan sosial. Kami ingin keluarga memahami bahwa ada banyak tahapan yang bisa dilalui bersama,” jelasnya.
Selain memberikan dukungan moral, Ketua YJI Kalsel turut menyerahkan bantuan secara langsung kepada keluarga pasien. Bantuan tersebut merupakan bantuan pribadi dari Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, bersama istri drg. Ellyana Trisna Hasnuryadi sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap para penyintas penyakit jantung bawaan.
“Ini adalah bentuk perhatian dan rasa kemanusiaan kami. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus berjuang,” tuturnya.
Adapun dua pasien anak yang dikunjungi yakni Al Husna, warga Jalan Dahlia, serta Attifa yang tinggal di Jalan RK Ilir, Banjarmasin. Keduanya merupakan penyintas penyakit jantung bawaan yang masih memerlukan perhatian serta pendampingan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan tersebut, drg. Ellyana berharap kunjungan langsung ini mampu memberikan energi positif bagi pasien dan keluarga, sekaligus memperkuat peran Yayasan Jantung Indonesia dalam mendampingi masyarakat.
“Kami ingin anak-anak ini tumbuh dengan harapan. Dengan dukungan keluarga, tenaga medis, dan masyarakat, kami percaya mereka dapat menjalani hidup dengan lebih kuat dan penuh semangat,” tutupnya.















