SEMARANG, Kalimantanpost.com – Walau pun sudah mendatang sekitar 16 pemain baru, namun penampilan pemain PSIS Semarang tak kunjung membaik diputaran kedua.
Manajemen PSIS Semarang pun akhirnya secara resmi mengakhiri kerjasama dengan pelatih kepala Jafri Sastra pada Sabtu (31/1/2026) malam. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi manajemen PSIS pada putaran kedua Championship 2025/2026.
“Manajemen PSIS Semarang dan coach Jafri Sastra mengakhiri kontrak kerjasama sebagai pelatih kepala karena evaluasi yang dilakukan guna memperbaiki performa PSIS di putaran berikutnya.” ujar Asisten Manager PSIS Semarang, Reza Handhika dikutip dari laman ILeague, Minggu (1/2).
Tak lupa, dia mengucapkan terima kasih pada pelatih asal Sumatera Barat itu untuk kontribusinya dalam beberapa pekan pertandingan PSIS. “Terima kasih untuk kerjasama selama ini coach, semoga sukses selalu.” Ucap Reza menambahkan.
Sebelumnya, Jafri Sastra ditunjuk oleh manajemen PSIS pada 21 November 2025 lalu menggantikan pelatih kepala sebelumnya, Ega Raka.
Jafri Sastra sendiri memimpin PSIS sejak laga pekan ke-12 Pegadaian Championship 2025/26. Sebenarnya, Jafri Sastra menjalani debutnya bersama PSIS dengan manis usai mencatat kemenangan 1-0 atas tuan rumah Persiba di Balikpapan pada 23 November 2025.
PSIS juga mendatangkan sejumlah pemain untuk lebih memperkuat skuad khususnya di putaran kedua. Deretan pemain macam Esteban Vizcarra, Beto Goncalves, Otavio Dutra hingga pemain asing Rafinha menjadi penggawa anyar PSIS dibawah asuhan Jafri Sastra.
Namun ternyata ini juga tak mampu mendongkrak posisi PSIS di papan klasemen sementara menyusul hasil yang tak juga menggembirakan. Dari tujuh laga bersama Jafri Sastra, PSIS mencatat tiga kali menang dan empat kali kalah.
Saat ini posisi PSIS masih ada di papan bawah Grup 2 atau Grup Timur dengan baru mengoleksi nilai 11. Dari 18 laga, PSIS mencatat tiga kali menang, dua kali imbang dan 13 kali kalah. (ful/KPO-3)















