Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Harga Pertamax Turun ke Rp11.800 Mulai 1 Februari 2026

×

Harga Pertamax Turun ke Rp11.800 Mulai 1 Februari 2026

Sebarkan artikel ini
IMG 20260201 WA0033
Petugas mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite ke sebuah mobil di SPBU Jalan G Obos, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (22/1/2026). Kementerian Keuangan mencatat realisasi subsidi yang mencakup energi dan non energi sepanjang tahun 2025 mencapai Rp281,6 triliun. (Antara)

JAKARTA, Kalimantanpost.com – PT Pertamina (Persero) mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk beberapa wilayah tertentu yang berlaku mulai 1 Februari, dengan jenis BBM nonsubsidi Pertamax yang turun menjadi Rp11.800 per liter.

Berdasarkan laman resmi Pertamina yang dikutip di Jakarta, Sabtu (31/1/2026), Pertamina melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Kalimantan Post

Seperti di Jabodetabek, tercatat harga BBM jenis Pertamax (RON 92) turun ke angka Rp11.800 per liter dari Rp12.350 per liter, begitu pula Pertamax Green (RON 95) yang turun menjadi Rp12.450 per liter dari Rp13.150 per liter pada Januari 2026.

Pertamax Turbo (RON 98) juga menunjukkan penurunan ke angka Rp12.700 per liter dari Rp13.400 per liter.

Pertamina Dex Series di wilayah tersebut turut mengalami penurunan. Harga BBM jenis Dexlite (CN 51) mengalami penurunan pada Februari menjadi Rp13.250 per liter, dari Rp13.500 per liter pada Januari 2026.

Pertamina Dex (CN 53) juga turun menjadi Rp13.500 per liter dari yang sebelumnya Rp13.600 per liter.

Sedangkan, sejumlah BBM penugasan dan subsidi tidak mengalami perubahan harga, yaitu Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Penyesuaian harga tersebut dalam rangka mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai Perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020.

Kepmen tersebut mengatur tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Saatnya Membeli, Emas Antam Anjlok Rp260.000/Gram
Iklan
Iklan