BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kiper Tim nasional Indonesia Emil Audero Mulyadi mengerang kesakitan ketika sebuah suar dilemparkan oleh penggemar Inter Milan di belakang gawangnya dan meledak. Emil Audero meminta bantuan medis dengan gestur kesakitannya. Untungnya cedera kiper Indonesia tak parah, hingga bisa melanjutkan pertandingan.
Dipertandingan tersebut, Cremonese kalah 0-2 atas tamunya Inter Milan dalam pertandingan yang berlangsyng Stadio Giovanni Zini, Cremonese, Senin (2/2/2026) dinihari WIB.
Kedua gol Inter Milan tersebut ke gawang Emil Audero dibuat striker asal Argentina, Lautaro Martínez.
Berkat kemenangan ini Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen Serie A Italia dengan 55 poin dari 23 kali main, sedangkan Cremonese turun ke peringkat 15 dengan 23 poin.
Dipertandingan tersebut, Emil Audero melakukan dua
enyelamatan, lemparan 6 kali, umpan akurat 18 kali dan sentuhan 39 kali.
Rating yang diraih kiper berusia 28 tahun itu dari flashscore 6,7.
Cremonese yang mencari kemenangan pertama mereka sejak awal Desember mendapat peluang di menit 6, sayang terbuang sia-sia. Berawal umpan silang melambung dari sisi lapangan menemukan Alessio Zerbin yang tidak terkawal di dekat titik penalti, hanya berhadapan dengan kiper Inter Milan, tetapi sundulannya melambung jauh di atas mistar gawang.
Giliran Inter Milan mendapat peluang dua menit kemudian melalui Francesco Pio Esposito yang mencoba mengubah umpan silang menjadi gol, tetapi sundulan menjanjikannya dari dekat titik penalti ke arah sudut kiri bawah digagalkan oleh penyelamatan gemilang dari Emil Audero.
Di menit 12, pemain Inter Milan, Petar Sucic melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti dan bola melayang hanya beberapa inci di atas mistar gawang.
Akhirnya Inter Milan berhasil memecah kebuntuan di menit ke-16 ketika tendangan sudut Federico Dimarco yang melengkung ke luar lapangan disundul dengan apik oleh pencetak gol terbanyak Lautaro Martínez untuk gol liga ke-13-nya musim ini.
Cremonese hampir langsung membalas setelah tendangan sudut, saat bola dioper-oper di dalam kotak penalti sebelum diumpan silang ke area berbahaya, namun upaya Federico Ceccherini hanya meleset beberapa inci di menit 18.
Namun, tepat ketika Grigiorossi mulai menguasai pertandingan, mereka mendapat pukulan telak di menit 31 ketika Piotr Zieliński melepaskan tembakan keras dan melengkung ke sudut kanan atas gawang yang tak bisa diantisipasi kiper Emil Audero.
Pertandingan babak kedua memasuki menit 49, permainan kembali terhenti ketika Emil Audero terjatuh setelah sebuah suar yang dilemparkan oleh penggemar Inter Milan di belakang gawangnya meledak. Emil Audero meminta bantuan medis dengan gestur kesakitannya.
Setelah pertandingan dilanjutkan di menit 52, tim tuan rumah berusaha untuk kembali ke dalam pertandingan, dan mereka memiliki peluang dalam beberapa menit, ketika Alessio Zerbin menerima umpan di sisi kanan, tetapi tembakannya langsung masuk ke jangkauan Sommer yang sigap.
Di menit 84, pemain Cremonese, Alessio Zerbin menyambar bola rebound dan menendang bola membentur tiang kanan gawang
Hingga babak kedua berakhir kedudukan 2-0 bertahan untuk Inter Milan. (ful/KPO-3)















