Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Skema Serangan Barito Putera Sudah Terbaca Lawan, Kontribusi Pemain Anyar Belum Terlihat

×

Skema Serangan Barito Putera Sudah Terbaca Lawan, Kontribusi Pemain Anyar Belum Terlihat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260225 WA0003
Salah satu pemain anyar Barito Putera, Roni Sugeng. (Kalimantanpost.com/Instagram Barito Putera)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Manajemen Barito Putera telah bergerak aktif di putaran ketiga dengan merekrut empat pemain ofensif, yakni Cornelius Stewart, Ricky Cawor, Basajum Latuconsina, dan Roni Sugeng. Kehadiran mereka diharapkan mampu menambah daya gedor.

Sayangnya kontribusi yang ditunggu belum terlihat maksimal. Bahkan Cornelius Stewart lebih sering mengawali laga dari bangku cadangan, termasuk saat Barito Putera.

Kalimantan Post

Lalu, Roni Sugeng yang diharapkan mampu menjadi pengatur serangan atau play maker juga berjalan sesuai rekrutan awal.

Belum optimalnya rekrutan empat pemain anyar membuat tim Laskar Antasari dalam pertandingan terakhir di kandang ditahan imbang Kendal Tornado FC 0-0 oleh Kendal Tornado FC pada lanjutan Championship 2025/2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (22/2/2026) malam lalu.

Hasil tanpa gol itu membuat ambisi Laskar Antasari untuk memangkas jarak di papan atas klasemen harus tertunda. Tambahan satu poin tak cukup mendongkrak posisi Barito Putera di Grup 2.

Skuad asuhan Stefano “Teco” Cugurra kini tercatat belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Catatan ini membuat rentetan hasil buruk musim ini bagi tim kebanggaan Urang Banua.

Tambahan satu angka membuat Barito Putera tertahan di peringkat ketiga Grup 2 dengan 38 poin. Mereka kini terpaut empat poin dari PSS Sleman di puncak dan selisih dua poin dari Persipura Jayapura di posisi kedua.

Peluang Barito Putera untuk merebut tiket promosi ke Super League musim depan semakin menipis setelah rentetan hasil buruk yang terus berlanjut di Championship 2025/2026.

Kemenangan terakhir Barito Putera terjadi pada pekan ke-14, 5 Januari 2026, saat menaklukkan Persela Lamongan dengan skor tipis 1-0. Sejak itu, performa tim terlihat menurun drastis.

Persoalan utama terletak pada minimnya produktivitas lini depan. Dalam enam laga terakhir, Barito hanya mampu mencetak dua gol, angka yang jauh dari harapan untuk tim berstatus kandidat promosi.

Baca Juga :  Nottingham Forest Bantai Tuan Rumah Fenerbahce di Liga Europa

Ini disebabkan skema serangan Barito Putera melalui umpan-umpan silang dari sayap tak lagi berbuah hasil, termasuk opsi memindahkan Renan Alves ke sektor depan. (fkh/KPO-3)

Iklan
Iklan