BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Prestasi atlet pencak silat Kalimantan Selatan (Kalsel) baik di Pekan Olahraga Nasional (PON), Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POM-Nas), Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POP-Nasi) dan Kejurnas cukup membanggakan dengan selalu menyumbangkan medali buat kontingen Banua.
Supaya atlet pencak silat Kalsel tetap eksis dan mampu menoreh prestasi di even nasional rencana Pengprov Ikatan Pencak Seluruh Indonesia (IPSI) Kalsel akan menggelar penataran pelatih dan wasit juri tingkat provinsi serta Kejuaraan Remaja.
“Hari Jumat ini kami akan mengadakan rapat internal terkait dua rencana even tersebut,” papar Wakil Ketua II Pengprov IPSI Kalsel, Tommy Firdaus Bachlevi, Kamis (5/3/2026).
Menurut dia, tujuan digelarnya penataran pelatih dan wasit juri ini untuk meningkatkan kualitas pelatih provinsi, khususnya yang dari level daerah dinaikkan ke level provinsi.
“Harapannya dengan adanya pelatihan ini, pelatih di daerah bisa meningkatkan kualitas dan penyusunan program yang benar, sehingga bisa melahirkan atlet berprestasi,” papar Tommy.
Sementara itu, untuk itu Kejuaraan Pencak Silat Remaja, lanjut dia, pastinya sebagai wadah untuk pesilat remaja mengukur dan menjadikan evaluasi latihan selama ini.
“Di sisi lain dikarenakan tahun ini Popda cabang pencak silat tidak dipertandingkan, sehingga kejuaraan ini bisa sebagai wadai untuk penyaluran bakat potensi atlet remaja untuk menambah pengalaman dan jam terbang sembari menunggu ajang Popda tahun depan,” tandasnya.
Mengenai tempat penataran pelatih dan wasit juri serta Kejuaraan Pencak Silat Remaja masih akan dibicarakan lebih lanjut dalam pertemuan nanti. (ful/KPO-3)















