SEMARANG, Kalimantanpost.com – Duel misi berseberangan akan dilakoni pertandingan antara tuan rumah PSIS Semarang melawan Kendal Tornado FC akan menjalani laga tandang melawan PSIS Semarang pada pekan ke-26 Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (25/4/2026) pukul 19.00 WIB.
Kendal Tornado FC yang saat ini menempati posisi keempat Grup Timur dengan 47 poin dari 25 kali main, akan berusaha membuka asa meraih tiket ke Super League walau cukup tipis.
Grup Timur dengan koleksi 47 poin. Di posisi puncak ada PSS Sleman dengan nilai 52, Persipura Jayapura di peringkat ke-2 dengan nilai 50 dan posisi tiga ada PS Barito Putera dengan nilai 49.
Kendal Tornado FC juga mengibarkan misi untuk melanjutkan tren positif yang didapatkan sebelumnya.
Skuad asuhan pelatih Stefan Keeltjes menatap laga lawan PSIS dengan membawa modal dua kemenangan masing-masing 3-0 atas Persiba Balikpapan dan Deltras FC dengan skor 2-0.
Mencetak lima gol dan tanpa kebobolan di dua laga terakhir tentu jadi bukti solidnya lini belakang Kendal Tornado FC dan tajamnya lini depan.
“Tentu harapan kami anak-anak bisa meneruskan tren positif itu,” kata Stefan Keeltjes dikutip dari laman ILeague, Sabtu (25/4).
Pelatih asal Surabaya itu menaruh respek dengan performa PSIS yang meningkat dalam beberapa laga terakhir.
Meski demikian, timnya dia pastikan sudah bersiap diri dengan maksimal untuk menjalani laga tandang pamungkas musim ini. “Kami percaya dengan siapapun pemain yang diturunkan akan tampil fight di lapangan,” dia menegaskan.
Sebaliknya, PSIS Semarang punya misi berbeda untuk melepaskan diri dari zona play play off degradasi. PSIS saat ini berada di posisi 8 dengan 20 poin, unggul 2 poin dari Persiba Balikpapan yang berada di bawahnya.
Sebagaimana diketahui, peringkat ke-9 adalah posisi untuk zona playoff degradasi. Sebelumnya, Persipal FC sudah dipastikan menjadi tim yang terdegradasi dari Grup Timur dengan menempati posisi juru kunci karena baru mengumpulkan nilai tujuh dari 25 laga yang sudah dijalani
Supaya tetap bertahan di Liga 2 musim depan, PSIS wajib menang. Untuk meraih poin penuh itu, majamen tim berjuluk Mahesa Jenar mendatangkan pelatih anyar, Kas Hartadi.
Pelatih asal Solo itu menyadari benar tugas berat yang diembannya untuk dua laga penentu nasib skuad Mahesa Jenar.
Dua pertandingan yang masih menanti PSIS yakni laga pekan ke-26 melawan Kendal Tornado FC pada laga home dan laga pekan ke-27 melawan PSS di Sleman. Menatap laga terdekat saat menjamu Kendal Tornado FC pada Sabtu (25/4) mendatang, Kas Hartadi praktis hanya punya waktu tiga hari saja mempersiapkan timnya.
“Tentunya, persiapan sangat mendadak sekali. Baru kali ini saya melatih, hanya dua hari latihan dan satu sesi official training untuk pertandingan,” kata Kas Hartadi.
Meski demikian, dia tetap optimistis PSIS dapat tetap memaksimalkan waktu yang ada.
“Memang waktu yang sangat mepet bagi saya pribadi, mudah-mudahan kita perbaiki kelemahan tim ini agar bisa maksimal melawan Kendal Tornado FC nanti,” ucapnya menambahkan.
Bergabung bersama PSIS dengan hanya menyisakan dua laga terakhir saja nan sangat menentukan di penghujung kompetisi disebutnya menjadi sebuah tantangan. “Ini challenge untuk saya yang kedua. Sebelumnya, mungkin tantangan pertama saat bersama RANS Nusantara FC ketika itu diminta untuk lolos ke kasta Liga 2. Yang kedua ya PSIS ini, bagaimana bisa lolos dari zona play off degradasi,” ujarnya serius.
Pelatih yang juga pernah sukses bersama Sriwijaya FC itu menuturkan percaya dengan skuad PSIS saat ini untuk bisa tetap ada di kasta kedua musim depan.
“PSIS dihuni banyak pemain berkualitas dan berpengalaman. Tinggal bagaimana membuat kompak antarlini. Ada Otavio Dutra, Esteban Vizcarra, Beto Goncalves sampai juga ada Rafinha,” pungkasnya. (ful/KPO-3)















