BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan sosial dengan mengunjungi sejumlah anak yang menderita Penyakit Jantung Bawaan (PJB) di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar, Senin (9/3/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua YJI Kalsel, Ellyana Trisya Hasnuryadi tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap anak-anak yang tengah menjalani perjuangan melawan penyakit jantung bawaan sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga mereka.
Dalam kegiatan tersebut, pengurus YJI Kalsel juga memberikan pemahaman kepada para orang tua mengenai cara merawat anak dengan kondisi jantung bawaan agar kesehatan mereka dapat terjaga dengan baik.
Selain edukasi, rombongan juga menyalurkan sejumlah bantuan berupa susu, multivitamin, paket sembako, serta bantuan uang tunai guna membantu memenuhi kebutuhan keluarga pasien.
Pada kesempatan itu, YJI Kalsel juga membagikan takjil kepada masyarakat di tiga lokasi yang berada di sekitar rumah pasien sebagai bentuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Adapun anak yang dikunjungi yakni Siti Fatimah Tamimi (2), warga Jalan Sungai Andai, Komplek Herlina Perkasa Blok D2 Nomor 50, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara.
Selanjutnya M Hafi Badali (1), warga Jalan Cendrawasih Gang Rumah Banjar RT 23, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Serta M Alfarizky yang berusia sekitar dua bulan, warga Jalan Handil Satu Hulu, Desa Banyu Hirang, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.
Ketua YJI Kalsel, Ellyana Trisya Hasnuryadi mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen YJI untuk memberikan perhatian kepada anak-anak penderita penyakit jantung bawaan sekaligus membantu meringankan beban keluarga.
“Serta memberikan edukasi bagaimana cara merawat anak dengan penyakit jantung bawaan,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut kondisi anak-anak yang mengalami penyakit jantung bawaan dapat terpantau dengan baik. Edukasi kepada orang tua dinilai penting agar mereka memahami kondisi kesehatan anak serta langkah-langkah perawatan yang harus dilakukan.
Ke depan, YJI Kalsel juga berencana memberikan pendampingan secara administrasi kepada keluarga pasien sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh YJI pusat.
Lebih lanjut, ia mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan kesehatan anak, termasuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis jantung.
“Serta memperhatikan kondisi gizi anak melalui asupan makanan yang baik, termasuk memastikan imunisasinya terpenuhi,” tuturnya.
Ellyana juga berharap kepedulian masyarakat terhadap anak-anak penderita penyakit jantung bawaan terus meningkat sehingga mereka mendapatkan dukungan lebih luas dalam menjalani proses pengobatan.
Sementara itu, Nur Anisa, salah satu orang tua anak penderita penyakit jantung bawaan, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh YJI. Ia mengatakan anaknya didiagnosis mengalami kondisi jantung yang tidak sempurna sejak lahir.
“Bahagia dan merasa sudah diperhatikan. Harapannya anak kami bisa cepat sehat,” pungkasnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momen berbagi di bulan Ramadan dengan menghadirkan kebahagiaan bagi keluarga pasien dan masyarakat sekitar melalui pembagian takjil. (KPO-1)















