BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Gubernur Kalsel H Muhidin mengingatkan masyarakat untuk mengatur jadwal mudiknya agar tidak bersamaan, karena akan menyebabkan kepadatan lalu lintas.
“Libur Lebaran kan lama, jadi atur jadwal mudik agar tidak bersamaan,” kata Muhidin kepada wartawan, usai buka puasa bersama unsur Forkopimda Kalsel di kediaman Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, Kamis (12/3/2026).
Hal ini untuk menghindari terjadinya kepadatan lalu, karena semua warga mudik Lebaran.
“Jangan mudik bersamaan, biar tidak mengalami macet di jalan, atau pas mendekati Lebaran,” tambahnya.
Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK agar warga yang mudik.bisa berhati-hati agar selamat sampai tujuan.
“Diharapkan pengguna jalan bisa tertib, aman dan terkendali, agar selamat sampai tujuan,” kata Supian HK.
Selain itu, juga mengingatkan masyarakat yang meninggalkan rumah kosong agar memeriksa dengan seksama untuk menghindari bencana.
“Perhatikan aliran listrik, gas dan lainnya agar tidak menyebabkan bencana. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” ujar politisi Partai Golkar.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan, Polda Kalsel telah mempersiapkan pengaman mudik Lebaran, dengan Operasi Ketupat 2026.
“Operasi ini berlangsung selama 13 hari, dari H-10 hingga H+2 nanti,” kata Kapolda Kalsel.
Kapolda menambahkan, yang menjadi perhatian adalah pengamanan, terkait jalur lalu lintas mudik.
“Kita minta Kapolres jajaran untuk melakukan mapping daerah yang rawan lalu lintas,” tegasnya.
Selain itu, juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk memasang rambu-rambu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang fatal.
Kapolda juga berupaya menjaga suasana Ramadan tetap khusyuk dengan melakukan patroli keliling untuk mencegah tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Seperti balapan liar, yang diarahkan ke hal positif, termasuk memperketat pengawasan dan mengoptimalkan call center 110,” jelas Kapolda. (lyn/KPO-4).















