Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarbaru

BPBD Kalsel Keluarkan Surat Edaran

×

BPBD Kalsel Keluarkan Surat Edaran

Sebarkan artikel ini
karhutla
Foto Ilustrasi KArhutla. (Net)

Banjarbaru, KP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kalsel, mengeluarkan surat edaran antisipasi kebakaran hutan lahan (karhutla).

Dalam edaran bernomor 300.2.3/365/BPBD/2026 tersebut, BPBD Kalsel meminta seluruh BPBD kabupaten/kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan melalui pemantauan kondisi wilayah secara intensif, penguatan koordinasi lintas sektor, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan penanggulangan bencana.

Kalimantan Post

Masing-masing daerah diminta mempertimbangkan penetapan status siaga darurat bencana karhutla apabila kondisi dinilai memenuhi kriteria atau berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Apabila status siaga darurat atau tanggap darurat telah ditetapkan, maka seluruh upaya penanggulangan harus dilakukan secara terkoordinasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan BPBD provinsi,” kata Kepala BPBD Kalsel, Ronny Eka Putra.

Lebih lanjut, BPBD kabupaten/kota juga diminta untuk menyampaikan laporan secara berkala terkait perkembangan kondisi wilayah dan potensi kejadian karhutla.

“Hal ini penting sebagai dasar pengambilan kebijakan dan langkah penanganan yang cepat dan tepat di tingkat provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kalsel, juga melakukan berbagai persiapan menghadapi potensi karhutla seiring masuknya musim kemarau yang diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino dengan durasi cukup panjang.

“Memasuki musim kemarau yang diprediksi cukup panjang akibat El Nino, kami diminta untuk meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan seperti yang telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Kalsel, Achmadi.

Ia menambahkan, Dinsos Kalsel juga tengah mempersiapkan dukungan logistik, peralatan, serta kesiapan personel guna memperkuat respons cepat saat terjadi bencana. Selain itu, posko penanganan akan dipusatkan di kantor baru Dinas Sosial yang ada di Banjarbaru sebagai pusat kendali operasional.

“Kami siapkan kekuatan penuh, baik peralatan maupun kendaraan operasional kebencanaan. Posko juga akan berada di kantor baru sehingga memudahkan mobilisasi dan mempercepat respons di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Billboard Idulfitri Tanpa Foto Pejabat Jadi Sorotan

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan yang rawan terjadi karhutla antara lain Kabupaten Banjar, Kota Banjarbaru, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, dan Tapin.

Kondisi cuaca kering berkepanjangan menjadi faktor utama yang meningkatkan risiko kebakaran di daerah tersebut.

“Untuk pemetaan detail memang menjadi kewenangan BPBD, namun kami tetap mengacu pada pengalaman sebelumnya dan siap mendukung penuh dalam penanganan di lapangan,” tambahnya. (mns/K-2)

Iklan
Iklan