Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Hadiri Literasi “Bank Kalsel Mengajar”, Wali Kota Yamin Minta Siswa Bijak Kelola Uang dan Sampah Sejak Dini

×

Hadiri Literasi “Bank Kalsel Mengajar”, Wali Kota Yamin Minta Siswa Bijak Kelola Uang dan Sampah Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
5 kontrak1a 2

Banjarmasin, KP – Pesan kuat bagi generasi muda mengemuka di aula SMA Negeri 6 Banjarmasin, Kamis (23/4/2026). Kemudahan transaksi digital, menurut Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, kerap tidak diimbangi pemahaman risiko. Di saat yang sama, kesadaran memilah sampah juga masih rendah.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri program literasi keuangan Bank Kalsel Mengajar yang digelar Bank Kalsel bersama jajaran Pemerintah Kota Banjarmasin, guru, dan ratusan pelajar. Kegiatan ini diposisikan sebagai ruang temu antara literasi finansial, kecakapan digital, dan kepedulian lingkungan.

Kalimantan Post

“Atas nama pemerintah, kami mengapresiasi peran Bank Kalsel. Ini bukan sekadar edukasi, tapi investasi jangka panjang bagi masa depan daerah,” ujar Yamin.

5 kontrak1b 2

Ia menegaskan, pelajar perlu dibekali dua fondasi sejak dini: cerdas mengelola keuangan dan peduli terhadap lingkungan. Fenomena pembayaran non-tunai yang kian masif—dari warung hingga pusat belanja—dinilai membawa kemudahan, tetapi juga menyimpan celah risiko bila tidak dipahami dengan baik.

“Masalahnya bukan pada teknologinya, tapi pada cara kita menggunakannya. Banyak yang belum sadar risiko di balik kemudahan ini,” tegasnya.

Yamin menyinggung berbagai modus kejahatan digital yang marak, seperti QR palsu, tautan hadiah jebakan, hingga penyalahgunaan data pribadi dan kode OTP. Ia bahkan menyebut adanya kasus QRIS di warung yang diganti pihak tak bertanggung jawab.

Kondisi ini, menurutnya, menunjukkan kesenjangan: pelajar cepat beradaptasi dengan teknologi, tetapi literasi keamanannya masih tertinggal.

Melalui pendekatan langsung ke sekolah, pemerintah dan perbankan berharap pelajar tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mengubah perilaku. “Jangan hanya melek digital, tapi juga harus bijak. Apa yang dipelajari hari ini harus dipraktikkan,” pesannya.

Tak berhenti pada isu keuangan, Yamin juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya. Ia mengajak pelajar membiasakan memilah sampah di rumah dan sekolah, serta mengolah sampah organik menjadi kompos.

Baca Juga :  8.000 Siswa SD di Banjarmasin Ikuti TKA, Fokus pada Pemetaan Literasi dan Numerasi

“Cara kalian mengelola uang hari ini menentukan masa depan. Begitu juga cara kalian memperlakukan lingkungan. Jika dua hal ini dikuasai, kalian tidak hanya siap secara ekonomi, tapi juga ikut menjaga keberlanjutan kota,” pungkasnya. (nau/K-5)

Iklan
Iklan