Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Baznas Hadirkan Z Corner, Dorong UMKM Naik Kelas di Banjarmasin

×

Baznas Hadirkan Z Corner, Dorong UMKM Naik Kelas di Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260427 WA0057 scaled e1777287933616
Z CORNER - Peresmian Z Corner Kuliner UMKM Binaan Baznas Kota Banjarmasin di Siring Menara Pandang, Senin (27/4/2026). (Kalimantanpost.com/repro humas Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di Banjarmasin kembali diperlihatkan melalui kolaborasi antara pemerintah kota dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Salah satunya dengan menghadirkan Z Corner Kuliner sebagai wadah baru bagi pelaku UMKM binaan.

Kalimantan Post

Peresmian Z Corner Kuliner UMKM ini dilaksanakan di kawasan Siring Menara Pandang, tepatnya di samping Mushola Al-Hinduan, Senin (27/4/2026).

Lokasi ini dipilih karena dinilai strategis dan memiliki potensi besar dalam mendukung geliat wisata kota.

Kegiatan tersebut dihadiri Plt Sekretaris Daerah Dolly Syahbana yang mewakili Wali Kota H Muhammad Yamin HR, serta Ketua Baznas Kota Banjarmasin Riduan Masykur bersama jajaran dan sejumlah kepala SKPD.

Z Corner menjadi ruang baru bagi puluhan pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka, khususnya di sektor kuliner. Selain itu, keberadaannya juga diharapkan mampu memperkuat daya tarik kawasan wisata di pusat kota.

Dolly menegaskan, penguatan UMKM tidak bisa hanya mengandalkan peran pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk Baznas dan sektor swasta.

“Kita berharap tidak hanya pemerintah yang bergerak, tetapi juga pihak lain seperti swasta dan Baznas, kita bersama-sama mendorong UMKM, karena pilar ekonomi kita sebenarnya adalah UMKM,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pengembangan UMKM tidak hanya fokus pada kuliner, tetapi merambah sektor lain yang memiliki potensi unggulan daerah, seperti kerajinan dan produk khas lokal.

“Kita harapkan tidak hanya makanan dan minuman, tetapi juga produk lain seperti sasirangan dan produk khas daerah yang bisa terus didorong agar berkembang secara berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menilai pola pembinaan yang dilakukan Baznas dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak dalam mendukung pelaku usaha kecil, khususnya dari kalangan kurang mampu.

Baca Juga :  Kolaborasi Pemko dan Bank Kalsel, Program "Umara" Jadi Angin Segar Bagi UMKM

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemandirian melalui pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Saat ini, sekitar 50 UMKM binaan Baznas telah mendapatkan pelatihan, baik dari sisi produksi maupun pemasaran, dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Dolly berharap, para pelaku UMKM tersebut mampu menghadirkan produk yang memiliki keunikan dan daya saing, sehingga dapat berkembang lebih jauh di tengah persaingan pasar.

Ia juga menambahkan, ke depan UMKM yang sudah berkembang akan diarahkan masuk ke tahap inkubator bisnis, termasuk membuka akses permodalan melalui perbankan.

“Kita berharap UMKM ini bisa naik kelas, masuk inkubator bisnis, dan mendapatkan dukungan permodalan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Banjarmasin, Riduan Masykur, menjelaskan, Z Corner merupakan program yang telah dirancang sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Z Corner ini sudah kami rencanakan sejak satu bulan lalu, bekerja sama dengan sektor pariwisata untuk menghadirkan kawasan kuliner di lokasi ini,” jelasnya.

Ia menyebut seluruh fasilitas yang digunakan pelaku UMKM disediakan oleh Baznas, mulai dari meja, kursi, hingga etalase, sehingga pelaku usaha dapat langsung berjualan tanpa beban biaya awal.

Menurutnya, program ini juga menjadi solusi bagi masyarakat yang terdampak secara ekonomi, khususnya setelah pandemi, agar dapat kembali bangkit melalui usaha mandiri.

“Melalui Baznas, kami membantu memberikan modal, pelatihan, hingga pendampingan agar mereka bisa kembali berusaha,” ujarnya.

Riduan menambahkan, para pelaku UMKM yang tergabung telah melalui proses seleksi dan mayoritas berasal dari kelompok masyarakat kurang mampu, sehingga program ini tepat sasaran.

Selain itu, kehadiran Z Corner diharapkan mampu menghidupkan kawasan kuliner sekaligus mendukung sektor pariwisata di Banjarmasin.

Dengan diresmikannya Z Corner Kuliner ini, pemerintah kota bersama Baznas optimistis dapat mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi daerah secara berkelanjutan. (nug/KPO-4)

Baca Juga :  Pekan AKSEL Bank Kalsel Meriah, Edukasi Transaksi Digital hingga Hiburan Keluarga

Iklan
Iklan