AMUNTAI, Kalimantanpost.com – Program agrominapolitan yang saat ini dilakukan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) diharapkan semakin berkembang karena tanaman susupan gunung yang selama ini sebagai gulma mencoba diolah menjadi pakan ternak.
Inovasi Pemkab HSU tersebut bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Kalimantan (Uniska) Banjarmasin yang saat ini tengah melakukan kegiatan di HSU.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada pihak kampus dan mahasiswa yang memilih HSU sebagai lokasi pengabdian dan penelitian”, ungkap Wakil Bupati (Wabup) HSU Hero Setiawan saat melepas mahasiswa Uniska di HSU.
Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan kalangan akademisi sangat penting dalam menghadirkan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan”
“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa. Permasalahan di daerah tentu membutuhkan pemikiran ilmiah dan inovasi. Semoga kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” Iwan Alabio sapaan akrab bupati.
Gulma susupan gunung selama ini kerap menjadi kendala di lahan pertanian melalui sentuhan teknologi, tanaman tersebut berpotensi diubah menjadi sumber pakan alternatif bagi ternak.
Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian Uniska, Prof Dr Ir Titin Rostini, menyampaikan pentingnya penguatan kawasan agrominapolitan melalui penerapan teknologi tepat guna berbasis pemanfaatan susupan gunung.
Menurutnya, gulma yang selama ini dipandang sebagai masalah justru dapat diubah menjadi potensi ekonomi baru apabila dikelola secara ilmiah dan inovatif, terutama untuk mendukung sektor pertanian, peternakan, dan perikanan terpadu.
“Kami ingin mahasiswa hadir di tengah masyarakat membawa solusi. Pemanfaatan susupan gunung ini diharapkan menjadi bagian dari penguatan agrominapolitan berbasis sumber daya lokal,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus penerapan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah agar dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga. (nov/KPO-3)















