Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai UtaraOlahraga

Ini Modal Helma Ghinaya tak Gentar Hadapi Pecatur Putra

×

Ini Modal Helma Ghinaya tak Gentar Hadapi Pecatur Putra

Sebarkan artikel ini
IMG 20260428 WA0005 e1777331491746
Pecatur putri asal Amuntai, Helma Ghinaya, S Kom. (Kalimantan post.com/Repro Pribadi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ada pemandangan menarik di Kejuaraan Catur Cepat Bupati Cup 2026 tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara beberapa waktu lalu, pemain putri Helma Ghinaya, S Kom ‘bertarung’ dengan pecatur putra.

Namun, tak ada perasaan gentar, Helma memberikan perlawanan sengit dan beberapa pecatur putra berhasil dikalahkannya. Ia pun berhasil menembus peringkat 11 besar klasemen umum dan meraih predikat terbaik pertama putri dengan total 5 poin.

Kalimantan Post

“Perjuangan ini sangat berat, karena saya harus berhadapan dengan pecatur putra dalam kelompok umum,” ujar pecatur putri kelahiran Amuntai, 14 Agustus 2001 ini.

Nyali begitu besar Helma saat menghadapi pecatur putra tak lepas pengalaman mengikuti kejuaraan lokal hingga internasional.

Prestasi yang ditoreh Helma selama ini dengan meraih tiga medali emas di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan dinkategori perorangan dan beregu junior putri.

Modal lainnya perempuan berjilbab ini memang menjuarai berbagai turnamen nasional seperti Kejuaraan Catur Cepat Pelajar HUT RI ke-73 dan Gubernur Cup 2024, serta meraih medali perunggu di Malaysian Chess Festival 2016 dan
podium JAPFA Chess Festival.

Helma pun bercerita, dalam pertandingan dengan pecatur putra, ada perbedaan yang jelas. Mereka biasanya memiliki naluri permainan yang kuat dan kepercayaan diri tinggi.

“Dengan demikian, permainan menjadi lebih sulit untuk dimainkan, terutama dalam hal beban emosional yang ada di atas papan. Untuk menanganinya, kita harus tetap tenang dan fokus pada posisi. Keyakinan diri juga diperlukan, karena kualitas langkah, bukan siapa lawannya, yang menentukan,” ujarnya.

Selain itu, catur kilat, catur cepat, dan catur standar berbeda dalam waktu berpikir yang tersedia.Pada catur standar, pemain biasanya memiliki waktu pikir 60 hingga 90 menit, sehingga mereka dapat mempertimbangkan setiap langkah dengan banyak pilihan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perebutan Posisi Puncak Antara Manchester United dengan Arsenal di Pekan ke-34

Lalu, di catur cepat memiliki waktu 10 hingga 45 menit dan catur kilat hanya 3 hingga 5 menit. “Pemain harus cepat mengambil keputusan. Penguasaan teori pembukaan sangat penting dalam catur yang cepat dan kilat untuk mendapatkan posisi permainan yang aman , stabil, dan unggul sejak posisi awal,” ujarnya.

Ditambahkannya, pada permainan catur yang lebih singkat, insting, pengalaman, dan kesiapan menjadi kunci utama.

“Ini berbeda dengan catur standar yang memungkinkan lebih banyak pertimbangan dan eksplorasi,” pungkasnya. (ful/K-3)

Iklan
Iklan