PASER, Kalimantanpost.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh pecatur Kabupaten Tanah Laut, Muhammad Arif. Pecatur andalan Bumi Tuntung Pandang tersebut berhasil meraih gelar Master Nasional (MN) setelah sukses mengumpulkan Norma Master Nasional untuk kedua kalinya pada Turnamen Catur Paser Open Kalimantan Timur yang berlangsung pada 2 – 6 Juni 2026.
Keberhasilan Arif meraih gelar Master Nasional tidak diraih dengan mudah. Berbagai tantangan dan perjuangan harus dilalui, terutama saat menghadapi para pecatur bergelar master serta pecatur non-gelar yang memiliki kemampuan sangat kuat.
Sebelumnya, Arif berhasil meraih Norma Master Nasional pertamanya pada Kejuaraan Catur Nasional Kategori III yang digelar di Kota Cantik Palangkaraya pada Desember 2025. Dengan tambahan norma kedua yang diraih di Paser Open Kalimantan Timur, Arif resmi menyandang gelar Master Nasional.
Arif sendiri dipertandingan terakhir babak sembilan bermain draw dengan (Master Internasional) Satria Duta Cahaya dari DKI.
Pecatur Tala ini pun menempati peringkat 8 dari 100 peserta dengan 6,5 poin.
“Meraih gelar Master Nasional tidaklah mudah. Penuh tantangan dan perjuangan karena lawan yang dihadapi adalah para pecatur bergelar master dan pecatur handal non-gelar yang syarat pengalaman,” ujar Arif, Sabtu (6/6/2026).
Ia mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut karena gelar Master Nasional merupakan impian hampir seluruh pecatur Indonesia.
“Saya sangat bersyukur dengan raihan gelar ini, karena gelar Master Nasional merupakan impian dan harapan semua pecatur. Ke depan saya akan lebih gigih berlatih dan terus memperdalam ilmu catur agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tanah Laut, H Mustafa Abd, menyampaikan rasa bangga atas capaian Muhammad Arif yang berhasil meraih gelar Master Nasional penuh.
“Kami sangat bangga dengan capaian Muhammad Arif sebagai pecatur Tanah Laut yang berhasil meraih gelar Master Nasional. Ini membuktikan bahwa pembinaan olahraga catur di Kabupaten Tanah Laut berjalan cukup baik dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional,” katanya.
H Mustafa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Laut serta KONI Tanah Laut yang selama ini terus memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga catur di daerah.
Lebih lanjut, H Mustafa menjelaskan hingga berakhirnya babak kedelapan dari total sembilan babak yang dipertandingkan, Muhammad Arif sudah memastikan diri meraih Norma Master Nasional kedua yang sekaligus mengantarkannya menyandang gelar Master Nasional.
“Baru sampai babak kedelapan dari sembilan babak yang dimainkan, Muhammad Arif sudah memastikan diri meraih Norma Master Nasional kedua. Semoga pada babak kesembilan nanti Arif kembali mampu meraih kemenangan saat menghadapi IM Satria Duta Cahaya dari DKI Jakarta yang merupakan unggulan pertama pada Turnamen Catur Paser Open 2026,” terang H Mustafa
Prestasi yang diraih Muhammad Arif diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda Tanah Laut untuk terus berprestasi di bidang olahraga, khususnya catur, serta mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (ful/KPO-3)















