Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Martapura

DPUPR Siapkan Rencana Pemeliharaan Bendungan Bawahan Seberang

×

DPUPR Siapkan Rencana Pemeliharaan Bendungan Bawahan Seberang

Sebarkan artikel ini
Martapura sss
PASOKAN AIR - Bendungan persawahan Bawahan Seberang ditinjau, upaya tingkatkan pasokan air untuk petani. (KP/Wawan)

Martapura, KP – Konsultan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meninjau bendungan air sungai di kawasan persawahan Desa Bawahan Seberang, Kecamatan Mataraman, Selasa (15/06/2026).

Ini bagian proses perencanaan perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur pengairan yang selama ini menjadi penunjang utama aktivitas pertanian masyarakat setempat.

Kalimantan Post

Peninjauan lapangan dilaksanakan dengan didampingi kepala lingkungan setempat, perangkat desa serta sejumlah perwakilan warga dan kelompok tani. Tim konsultan melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi fisik bendungan, aliran sungai, pintu air serta jaringan saluran irigasi yang terhubung dengan area persawahan warga.

Pambakal Desa Bawahan Seberang Fahmi Fauzi mengatakan, keberadaan bendungan memiliki fungsi sangat vital bagi kehidupan masyarakat, khususnya petani yang menggantungkan kebutuhan air dari aliran sungai tersebut.

“Selama beberapa tahun terakhir bendungan tersebut terus dimanfaatkan mengairi lahan pertanian warga. Namun, seiring berjalannya waktu, beberapa bagian infrastruktur mulai memerlukan perawatan dan penanganan, agar fungsinya tetap optimal,” ungkapnya.

Pihaknya pun berharap hasil peninjauan ini segera ditindaklanjuti melalui program perbaikan maupun pemeliharaan. Pemerintah desa siap mendukung dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan program berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Sektor pertanian masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat Bawahan Seberang. Oleh karena itu, keberlangsungan infrastruktur pengairan harus terus dijaga agar petani dapat menjalankan aktivitas pertanian secara maksimal,” tandasnya.

Selama kegiatan berlangsung, tim konsultan mencatat berbagai kondisi lapangan yang memerlukan perhatian, termasuk beberapa bagian bangunan yang membutuhkan pemeliharaan serta saluran irigasi yang perlu dibersihkan dan ditata kembali agar aliran air berjalan lebih efektif.

Selain itu tim juga berdialog dengan warga dan petani yang selama ini memanfaatkan bendungan sebagai sumber irigasi. Tim konsultan Dinas PUPR sendiri menyampaikan, seluruh hasil pemantauan dan masukan masyarakat dihimpun sebagai bahan kajian teknis.

Baca Juga :  Disbudporapar Matangkan Strategi Kembangkan Wisata Lok Baintan

Data tersebut nantinya digunakan dalam penyusunan rekomendasi terkait langkah-langkah perbaikan dan pemeliharaan. (Wan/K-5)

Iklan
Iklan