Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

GOW dan Dispusip Tala Bersinergi Tekan Dampak Gawai

×

GOW dan Dispusip Tala Bersinergi Tekan Dampak Gawai

Sebarkan artikel ini
Hal 2 Tala 3 klm 6
AKAI KOLABORATIF - Antara Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Tanah Laut. (KP/Ist)

Pelaihari, KP – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut terus berupaya memperluas akses penunjang pendidikan dan meningkatkan indeks literasi masyarakat hingga ke tingkat desa.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui aksi kolaboratif antara Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Laut dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Tanah Laut di TK Mutiara, Desa Sungai Bakar, Kecamatan Bajuin, Rabu (17/6/2026).

Kalimantan Post

Agenda kerja sama tersebut diaktualisasikan dalam bentuk penyerahan bantuan buku cerita bermutu serta penyelenggaraan program edukasi interaktif berupa sesi membaca bersama dan mendongeng.

Upaya jemput bola ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong standardisasi mutu pendidikan anak usia dini (PAUD), sekaligus mengantisipasi implikasi negatif dari paparan gawai (gadget) yang berlebihan pada anak.

Ketua GOW Kabupaten Tanah Laut, Hj. Wiwi Zazuli, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran aktif multipihak—baik instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, maupun lingkungan keluarga—dalam membangun fondasi karakter anak pada masa keemasan (golden age).

“Pendistribusian buku cerita ini diharapkan dapat menstimulasi minat baca anak sejak dini dan mereduksi durasi penggunaan gawai. Kami mengimbau para pendidik dan orang tua untuk secara konsisten melakukan pendampingan ketat terhadap aktivitas

anak,” ujar Hj. Wiwi Zazuli.

Lebih lanjut, Hj. Wiwi Zazuli memaparkan formulasi pembentukan karakter anak melalui metode internalisasi tujuh kebiasaan positif dalam pola asuh sehari-hari.

Formula tersebut meliputi kedisiplinan bangun pagi, penguatan aspek spiritual/ibadah, aktivitas fisik/olahraga, pemenuhan nutrisi bergizi, penumbuhan kegemaran belajar, sosialisasi bermasyarakat, serta pengaturan pola tidur yang teratur.

Implementasi strategi ini dinilai krusial agar tumbuh kembang anak berjalan optimal, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun motorik.

Sementara itu, Kepala TK Mutiara Desa Sungai Bakar, Nurul Waki’ah, menyampaikan apresiasi dan penghargaan tertinggi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan.

Baca Juga :  Posyandu Suka Maju Takisung Resmi Bertransformasi

Pihaknya mengakui, letak geografis sekolah yang berada cukup jauh dari pusat perkotaan dan keterbatasan sarana prasarana penunjang sering kali menjadi tantangan tersendiri dalam proses belajar-mengajar.

“Kehadiran jajaran GOW dan Dispusip Tanah Laut memberikan orientasi dan semangat baru bagi kami. Intervensi literasi seperti ini sangat dibutuhkan oleh sekolah-sekolah di tingkat desa demi mewujudkan kesetaraan kualitas pendidikan,” tutur Nurul.

Melalui kemitraan yang berkelanjutan ini, sinergi GOW dan Dispusip Tanah Laut diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen utama dalam mencetak generasi penerus Bumi Tuntung Pandang yang cerdas, berintegritas, dan berbasis pengetahuan. (rzk/K-6)

Iklan
Iklan