Amuntai, KP – Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Hulu Sungai Utara (HSU) mendukung swasemda dan ketahanan pangan nasional, bersinergi antara
pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan para petani.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan Bupati HSU, H. Sahrujani saat menghadiri kegiatan penyambutan kunjungan kerja Wakil Menteri
Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P., yang dilaksanakan di Klaster Siti Hawa Lari, KT Jaya, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, beberapa waktu lalu.
Bupati menyampaikan bahwa menurutnya salah satu kunci utama dalam meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat,
dengan bersinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan para petani. Bupati menyampaikan komitmen Pemkab HSU untuk terus
mendukung program pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada dan ketahanan pangan nasional.
“Kabupaten Hulu Sungai Utara siap berkolaborasi dan mendukung setiap program strategis pemerintah pusat di bidang pangan. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis sektor pertanian akan semakin maju, produktif, dan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian
masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati H. Sahrujani didampingi sejumlah pejabat daerah dan Turut hadir pula kepala perangkat daerah terkait dari Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, para penyuluh pertanian, kelompok tani, serta berbagai pemangku
kepentingan di sektor pangan dan pertanian.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah guna
mendukung percepatan program ketahanan pangan nasional, pengembangan sektor pertanian, serta optimalisasi potensi pangan lokal di
Kalimantan Selatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, dilanjutkan dengan pemaparan mengenai pengembangan Klaster Siti Hawa Lari KT Jaya sebagai salah satu kawasan strategis pengembangan pangan daerah. Dalam kesempatan tersebut,
rombongan meninjau langsung lokasi pengembangan klaster, berdialog dengan petani, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan tantangan yang
dihadapi dalam upaya peningkatan produktivitas pertanian.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong
pembangunan sektor pangan yang berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Selatan dan Indonesia secara umum. (nov/K-6)














