Martapura, KP – Pemkab Banjar terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur hingga ke wilayah pedesaan. Salah satunya melalui pembangunan jalan penghubung Desa Labuan Tabu, Desa Lok Tangga dan Desa Sungai Besar di Kecamatan Karang Intan.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), Pemkab Banjar mengalokasikan anggaran sebesar Rp5,2 miliar lebih untuk melaksanakan rekonstruksi jalan pada ruas tersebut.
Pembangunan ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah, mengingat jalan tersebut merupakan akses penting yang digunakan masyarakat setiap hari untuk berbagai aktivitas, mulai bekerja, bersekolah, berobat hingga mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Jimmy mengatakan, ruas jalan penghubung tiga desa tersebut, salah satu akses strategis yang memiliki peran penting guna menunjang aktivitas masyarakat di Kecamatan Karang Intan.
“Ruas jalan ini menjadi jalur penghubung masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu peningkatan kualitas infrastruktur pada ruas ini menjadi perhatian kita, agar akses warga semakin baik, aman dan nyaman,” ujarnya, Senin (22/06/2026).
Dia menjelaskan, pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan standar teknis telah ditetapkan, agar hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik dan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi, tahapannya di lapangan dilakukan sesuai metode pelaksanaan yang telah direncanakan dan disepakati, sehingga proses pembangunan berjalan lebih efektif dan optimal,” katanya.
Pekerjaan rekonstruksi jalan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp5.218.354.739 dan dilaksanakan oleh CV Intan Sari dengan pengawasan dari CV Qonita Engineering. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender.
Pemkab Banjar, lanjutnya, berharap pembangunan ini memberikan manfaat besar untuk masyarakat Karang Intan dan sekitarnya, sekaligus menjadi bagian upaya pemerataan pembangunan hingga ke seluruh wilayah Kabupaten. Dia juga tak lupa mengimbau pengguna jalan berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan.
“Apabila memungkinkan, masyarakat dapat menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kepadatan lalu lintas dan mendukung kelancaran pelaksanaan proyek,” tambahnya.
Pemkab Banjar juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan pengertian masyarakat selama pelaksanaan pembangunan berlangsung. Ketidaknyamanan yang terjadi bersifat sementara, namun manfaatnya diharap dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. (Wan/K-5)















