Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

Kadinkes Tala Tegaskan Sinergi Pelayanan dan Optimalisasi Fasilitas Medis

×

Kadinkes Tala Tegaskan Sinergi Pelayanan dan Optimalisasi Fasilitas Medis

Sebarkan artikel ini

Pimpin Apel Gabungan

Hal 2 Tala 1 3 klm 14
KADINKES TALA - dr. Isna Farida, saat menyampaikan amanat mengenai pentingnya deteksi dini kesehatan publik dan kesiapan fasilitas medis daerah. (KP/Ist)

Pelaihari, KP – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat agar secara aktif memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan berkala.

Selain itu, segenap jajaran ASN juga diminta turut serta menyukseskan program imunisasi anak di wilayah kerja masing-masing, Senin (22/6/2026).

Kalimantan Post

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Laut, dr. Isna Farida, saat memimpin pelaksanaan apel gabungan di halaman Kantor Bupati Tanah Laut, Pelaihari.

Langkah penekanan ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pencegahan dini terhadap berbagai potensi penyakit di tengah masyarakat.

Dalam arahannya di hadapan peserta apel, dr. Isna menjelaskan bahwa instansi Dinas Kesehatan saat ini membawahi 27 Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Jaringan operasional tersebut meliputi 22 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas), tiga rumah sakit daerah, satu laboratorium kesehatan daerah, serta satu instalasi farmasi yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tanah Laut.

Mengingat luasnya jaringan tersebut, pihaknya menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi yang intensif antara seluruh perangkat daerah dengan UPTD kesehatan di lapangan.

Hal tersebut dinilai krusial agar implementasi pelayanan kesehatan primer dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara efektif dan tepat sasaran.

“Kami berharap setiap kegiatan yang melibatkan UPTD kesehatan dapat dikoordinasikan dan diinformasikan kepada Dinas Kesehatan agar sinergi pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujar dr. Isna Farida.

Lebih lanjut, dr. Isna menambahkan bahwa urusan kesehatan merupakan hak dasar sekaligus kewajiban melekat bagi setiap individu.

Sementara pemerintah memegang tanggung jawab penuh dalam menyediakan fasilitas yang layak dan memadai, masyarakat juga berkewajiban aktif menjaga kondisi tubuh secara dini tanpa harus menunggu gejala penyakit memburuk.

Baca Juga :  Maknai Tahun Baru Islam Kemenag Tala Ajak Umat Hijrah dari Kemiskinan lewat Teknologi

Guna menunjang ketahanan pelayanan medis, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Boejasin kini telah dilengkapi dengan berbagai teknologi medis mutakhir.

Fasilitas tersebut di antaranya meliputi alat CT Scan 64 Slice yang berfungsi mendeteksi kelainan pembuluh darah kecil, serta fasilitas Cath Lab khusus untuk penanganan cepat penyakit jantung.

Selain itu, tersedia pula alat mamografi bantuan dari Kementerian Kesehatan demi deteksi dini kanker payudara.

Kehadiran sarana canggih ini dinilai sangat krusial, khususnya dalam menangani penderita stroke secara responsif.

Kepala Dinas Kesehatan memperingatkan masyarakat luas agar segera mengevakuasi pasien yang terindikasi stroke dalam kurun waktu masa keemasan (golden period) demi meminimalisasi fatalitas atau dampak jangka panjang.

“Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan medis yang tepat, maka risiko terjadinya kecacatan permanen dapat ditekan secara signifikan,” terangnya.

Selain optimalisasi di RSUD H. Boejasin, peningkatan aksesibilitas pelayanan juga menyasar kawasan pesisir melalui RSUD H. Darlan Ismail di Kecamatan Bumi Makmur.

Rumah sakit tersebut saat ini telah resmi menjalin kemitraan strategis dengan BPJS Kesehatan, sehingga memungkinkan warga sekitar untuk mendapatkan pengobatan dengan memanfaatkan jaminan kesehatan nasional.

Pada bagian akhir penyampaiannya, Kepala Dinas Kesehatan menyoroti capaian cakupan imunisasi di Kabupaten Tanah Laut yang dinilai masih memerlukan akselerasi intensif.

Dr. Isna menginstruksikan para orang tua, khususnya di kalangan ASN, untuk proaktif mendukung program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus dan Oktober mendatang.

Program BIAS tersebut mencakup pemberian imunisasi penting seperti campak-rubela, tetanus-difteri, serta imunisasi HPV yang dikhususkan untuk mencegah kanker serviks pada anak perempuan.

Pihaknya menegaskan bahwa tindakan preventif merupakan pilar utama dalam memelihara ketahanan kesehatan publik.

Baca Juga :  Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H di Tanah Laut Diwarnai Pawai Obor

“Pencegahan selalu jauh lebih baik, lebih murah, dan lebih efektif dibandingkan dengan mengobati ketika penyakit sudah terlanjur terjadi,” tegas dr. Isna menutup amanatnya. (rzk/K-6)

Iklan
Iklan