FOXBOROUUGH, Kalimantanpost.com – Gol
Kylian Mbappé ke-20 selama Piala Dunia setelah bangkit dari kegagalan penalti di babak pertama dan gol Ousmane Dembélé membawa Perancis meraih kemenangan 2-0 atas Maroko dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion Boston, Foxborough pada, Jumat (10/7/2026) pagi Wita.
Kemenangan ini Les Blues melangkah ke semifinal dan akan menunggu pemenang antara Spanyol melawan Belgia yang akan bertanding pada Sabtu (11/7/2026) dinihari Wita.
Hasil ini juga membuka peluang Mbappe dan kawan-kawannya menjaga harapan negaranya untuk mencapai final ketiga berturut-turut tetap hidup.
Sebaliknya bagi Maroko dengan kekalahan ini memupuskan harapan untuk mengulang prestasi di tahun 2022 lalu melangkah ke semifinal.
Tambahan satu gol, Kylian Mbappe memimpin top skor sementara dengan 8 gol sama dengan Lionel Messi tapi unggul dalam jumlah assist.
Sementara Dembele sudah mencetak 5 gol di Piala Dunia 2026 ini.
Dikutip dari laman flashscore,
Perancis memulai pertandingan dengan cepat, berusaha mengulangi gol cepat mereka saat menang 2-0 atas Maroko di semifinal Piala Dunia di Qatar tiga setengah tahun lalu. Untungnya bagi anak asuh Mohamed Ouahbi, Bono sigap mengantisipasi bahaya awal, bergerak cepat ke tiang dekatnya untuk menepis tendangan rendah Kylian Mbappé di menit 4 dan menggagalkan sundulan Dayot Upamecano dari sepak pojok berikutnya.
Setelah mengatasi tekanan awal, Maroko menerapkan struktur pertahanan yang dalam dan kompak untuk mengurangi ruang gerak bagi para pemain penyerang Perancis.
Risiko meninggalkan strategi konservatif itu menjadi jelas ketika Atlas Lions lengah dalam serangan balik yang jarang terjadi di babak pertama, memberi ruang bagi Mbappé untuk menusuk ke dalam kotak penalti dan memicu tekel gegabah dari Noussair Mazraoui di menit 25.
Bintang Real Madrid itu kemudian harus menunggu lebih dari tiga menit yang menegangkan sebelum diizinkan untuk memulai ancang-ancang tendangannya yang tersendat-sendat, yang gagal mengecoh Bono, yang menunjukkan semua keahliannya dalam menyelamatkan penalti untuk menebak arah yang benar dan dengan mudah menangkap tendangan penalti yang lemah.
Di menit 35, Desire Doue menerobos masuk ke kotak penalti setelah melakukan solo run yang bagus. Dia melihat ke atas dan mencoba melepaskan tembakan ke sudut kiri bawah, tetapi Bono melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkannya.
Perancis kembali belum beruntung mencetak gol. Lucas Digne menerima umpan akurat dan melepaskan tembakan keras dari jarak jauh yang membentur mistar gawang pada menit 45+2.
Kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum.
Tekanan Perancis yang bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil lewat pemain bintangnya, Mbappé menciptakan momen ajaib untuk memecah kebuntuan pada menit ke-60. Melupakan kekecewaan penaltinya, pemain berusia 27 tahun itu membidik dari tepi kotak penalti, dengan cerdik memanfaatkan Issa Diop untuk membentuk tembakan melengkung yang bermula di luar tiang jauh dan berakhir di sudut gawang Bono.
Perlawanan Maroko pun patah, dan mimpi mereka untuk lolos ke semifinal segera pupus oleh Ousmane Dembélé pada menit 66, yang memanfaatkan ruang yang diciptakan oleh gerakan tipuan Mbappé dan memberikan kekuatan yang cukup pada tembakan rendahnya untuk menembus pertahanan Bono.
Di sisi lapangan yang berlawanan, Mike Maignan dan rekan-rekannya dengan tenang mengatasi ancaman singkat Maroko di menit-menit akhir untuk mengamankan clean sheet ketiga berturut-turut, memastikan Les Bleus meraih kemenangan. (ful/KPO-3)















