Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Muskot PMI Banjarmasin Diharapkan Lahirkan Kepengurusan Definitif, Aftahudin Siapkan UTD dalam Enam Bulan

×

Muskot PMI Banjarmasin Diharapkan Lahirkan Kepengurusan Definitif, Aftahudin Siapkan UTD dalam Enam Bulan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260712 WA0083

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Musyawarah Kota (Muskot) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjarmasin diharapkan menjadi momentum lahirnya kepengurusan yang definitif, inklusif, dan mampu memperkuat pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat.

Ketua Panitia Pelaksana Muskot PMI Kota Banjarmasin, H Aftah, mengatakan terbentuknya kepengurusan definitif merupakan kebutuhan mendesak agar roda organisasi dapat berjalan optimal serta seluruh jajaran PMI tetap siap siaga menghadapi berbagai tugas kemanusiaan.

Kalimantan Post

“Yang paling penting adalah pengurus PMI Kota Banjarmasin segera terbentuk secara definitif. Karena itu, Musyawarah Kota merupakan jalan konstitusional yang harus ditempuh,” ujarnya.

Menurut H Aftah, kepengurusan baru diharapkan mampu merangkul seluruh unsur organisasi sehingga koordinasi antarpengurus dan relawan semakin solid.

“Harapan kita Muskot ini menghasilkan kepemimpinan baru yang bisa merangkul semua pihak, bersifat inklusif, dan segera efektif menjalankan tugas-tugas organisasi,” katanya.

Ia juga berharap PMI Kota Banjarmasin semakin kuat menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kota Banjarmasin, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam menjalankan misi-misi kemanusiaan.

“Kami berharap siapa pun yang terpilih dapat membawa PMI Kota Banjarmasin semakin maju dan semakin mampu membantu masyarakat yang mengalami musibah maupun bencana,” ujarnya.

Dalam Muskot tersebut, H Aftahudin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PMI Kota Banjarmasin periode 2026–2031.

Usai terpilih, Aftahudin menyampaikan sejumlah program prioritas yang akan segera direalisasikan. Salah satunya adalah pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD), mengingat hingga saat ini PMI Kota Banjarmasin belum memiliki fasilitas tersebut.

“Yang pertama, kita belum memiliki UTD. Insya Allah secara mandiri kita akan menyiapkan lahan agar UTD bisa berdiri, dan targetnya dalam enam bulan ke depan mulai kita laksanakan,” katanya.

Selain itu, pihaknya akan mengembangkan pengelolaan limbah medis melalui kerja sama dengan PMI Surabaya sebagai upaya mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Baca Juga :  Diskopumker Teguhkan Komitmen Wujudkan Zona Integritas dan Pelayanan Prima

Program lainnya adalah meningkatkan jumlah pendonor darah sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan kepada para pendonor.

“Kita akan lebih mengoptimalkan pelayanan donor darah. Masyarakat mendonorkan darahnya tanpa mengharapkan imbalan. Karena itu, sudah seharusnya kita memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih kepada para pendonor,” pungkasnya.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan