BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Kebaya bukan sekadar busana tradisional, tetapi juga menjadi simbol keanggunan, ketangguhan, serta identitas budaya yang merepresentasikan perjalanan panjang perempuan Indonesia. Di tengah arus modernisasi, pelestarian kebaya dinilai penting sebagai upaya menjaga jati diri bangsa.
Semangat tersebut tampak dalam peringatan Hari Kebaya Nasional Ke-3 yang digelar di Gedung KH Idham Chalid, Banjarbaru, Sabtu (25/7).
Kegiatan ini dihadiri Gabungan Istri Wakil dan Anggota DPRD (Gatriwara) Kalimantan Selatan yang dipimpin Wakil Ketua Gatriwara Kalsel, Hj. Rubiaty Kartoyo, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD (Setwan) Kalsel, Rizky Audina Jaini, beserta jajaran.
Usai kegiatan, Hj. Rubiaty Kartoyo mengatakan peringatan Hari Kebaya Nasional menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kebanggaan perempuan terhadap warisan budaya Nusantara.
Menurutnya, kebaya tidak hanya dikenakan pada acara seremonial, tetapi juga menjadi simbol peran perempuan dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Ini merupakan salah satu bentuk dukungan kaum perempuan, khususnya di Kalimantan Selatan, dalam melestarikan kebaya sebagai simbol budaya yang sangat erat dengan jati diri perempuan Indonesia,” ujarnya.
Rubiaty berharap semangat mengenakan kebaya terus tumbuh di kalangan generasi muda sehingga warisan budaya tersebut tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman.
Sementara itu, Ketua DWP Kalimantan Selatan, Hj. Masrupah Syaripuddin, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa Hari Kebaya Nasional harus menjadi pengingat bersama akan pentingnya menjaga kekayaan budaya bangsa.
“Kebaya merupakan salah satu warisan Indonesia yang memiliki nilai sejarah dan filosofi yang melekat pada perempuan Indonesia. Kebaya bukan hanya simbol keanggunan, tetapi juga mencerminkan keberagaman budaya Nusantara yang patut kita banggakan dan lestarikan,” katanya.
Peringatan Hari Kebaya Nasional Ke-3 semakin semarak dengan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya lomba fashion show kebaya yang diikuti antusias oleh Dharma Wanita Persatuan se-Kalimantan Selatan serta penampilan seni budaya Banjar berupa Madihin cilik yang dibawakan Varisha Shakila.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota Komisi XI DPR RI Hj. Mariana dan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Selatan periode 2019–2024, Siti Noortita Ayu Febriana Roosani.(Nau/KPO-1)















