Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinKesehatan

Waspadai Lonjakan ISPA di Musim Kemarau, Dinkes Banjarmasin Ajak Warga Terapkan Pencegahan

×

Waspadai Lonjakan ISPA di Musim Kemarau, Dinkes Banjarmasin Ajak Warga Terapkan Pencegahan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260726 WA0028 e1785053898506
Ilustrasi penyakit ISPA (Kalimantanpost.geminial).

BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas, meningkatnya debu di udara, hingga potensi kabut asap dinilai dapat memicu bertambahnya kasus gangguan saluran pernapasan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Dwi Atmi, mengatakan ISPA masih menjadi salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan di Banjarmasin setiap tahunnya. Karena itu, upaya pencegahan perlu dilakukan secara konsisten, terlebih saat memasuki musim kemarau.

Kalimantan Post

​”Kasus ISPA ini dari tahun ke tahun memang selalu masuk ke dalam 10 penyakit terbesar yang terlaporkan di Dinas Kesehatan. Kewaspadaan terhadap ISPA sebenarnya tidak hanya kita lakukan saat kemarau, tetapi setiap hari. Hanya saja, ketika musim kemarau dan cuaca terik, kondisinya cenderung memicu peningkatan kasus,” kata Dwi Atmi, Minggu (26/7/2026).

Menurut dia, udara yang lebih kering serta paparan debu dan asap dapat meningkatkan risiko munculnya gejala seperti batuk, pilek, dan demam. Kondisi tersebut juga lebih berisiko bagi kelompok rentan, termasuk penderita asma maupun alergi.

Untuk mengurangi risiko terkena ISPA, Dinkes Kota Banjarmasin mengimbau masyarakat menjaga kondisi tubuh dengan memenuhi kebutuhan cairan setiap hari.

Warga juga dianjurkan mengonsumsi elektrolit sesuai kebutuhan, terutama saat beraktivitas di tengah cuaca panas, agar terhindar dari dehidrasi yang dapat menurunkan daya tahan tubuh.

“Ketika cuaca panas, ada risiko dehidrasi. Asupan air minum dan elektrolit tubuh harus tercukupi. Jangan karena sibuk lalu lupa minum, sebab dehidrasi akan langsung menurunkan daya tahan tubuh kita,” tuturnya.

Selain itu, penggunaan masker saat berada di luar rumah juga disarankan sebagai langkah perlindungan dari paparan debu, asap maupun polusi udara yang dapat menganggu kesehatan seluran pernapasan.

Baca Juga :  Sering Didapati Aroma Pesing dan Botol Bekas Minol, Satpol PP Lakukan Pengawasan Ketat di Kawasan Siring

Tidak hanya itu, masyarakat yang memiliki riwayat asma atau alergi agar diingatkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika cuaca sangat terik atau kualitas udara memburuk.

Di samping itu, ia memastikan seluruh Puskesmas di Kota Banjarmasin siap memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mengalami ISPA.

Tentunya dalam hal ini, akan terus pihaknya pantau perkembangan kasus sebagai bagian dari upaya pengendalian dan penanganan penyakit selama musim kemarau berlangsung. (ham/KPO-3).

Iklan
Iklan