Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Kandang Ayam di Pelaihari

×

Kebakaran Hanguskan Rumah dan Kandang Ayam di Pelaihari

Sebarkan artikel ini

Kerugian Ditaksir Capai Rp 2 Miliar

Hal 2 Tala 1 3 klm 16
PETUGAS - Pemadam Kebakaran Tanah Laut bersama tim gabungan dan relawan berjibaku memadamkan api yang menghanguskan rumah warga dan kandang ayam di Desa Trans Telaga, Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut. (KP/Ist)

Pelauhari, KP — Kebakaran hebat yang melanda satu unit rumah dan bangunan kandang ayam di Desa Trans Telaga, Sungai Baru RT 12, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, pada Sabtu (25/7/2026) malam, menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musibah kebakaran di tengah musim kemarau dan angin kencang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.44 WITA tersebut menghanguskan sepenuhnya rumah warga berukuran 6×5 meter.

Kalimantan Post

Selain itu, fasilitas kandang ayam berukuran 120×12 meter mengalami kerusakan parah hingga 70 persen, dengan total kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

Komandan Regu (Danru) Pos Induk Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tanah Laut, Ardi Almiyanto, menekankan pentingnya langkah antisipasi dan kewaspadaan ekstra dari seluruh lapisan masyarakat guna mencegah kejadian serupa.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama saat musim kemarau yang disertai angin kencang seperti sekarang ini,” ujar Ardi Almiyanto.

Operasi pemadaman di lokasi kejadian mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran, yang terdiri dari dua unit Sektor Pelaihari dan satu unit Sektor Takisung.

Berkat sinergi tim gabungan yang melibatkan Pos Damkar Pelaihari, Takisung, Bati-Bati, Kurau, unsur Babinsa, BPBD, serta relawan BPK Arisa, api berhasil dipadamkan secara menyeluruh dalam kurun waktu satu jam pada pukul 21.44 WITA.

Berdasarkan laporan sementara, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden ini. Kendati demikian, penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kemunculan titik api saat ini masih ditangani oleh pihak berwenang. (rzk/K-6)

Baca Juga :  Dinkes Tanah Laut Tingkatkan Kewaspadaan Musim Kemarau
Iklan
Iklan