Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINEHukum & Peristiwa

Tragis, Tujuh Orang Tewas dalam Kecelakaan Rombongan Mahasiswa KKN di Mantewe

×

Tragis, Tujuh Orang Tewas dalam Kecelakaan Rombongan Mahasiswa KKN di Mantewe

Sebarkan artikel ini
IMG 20260801 200944

BATULICIN, Kalimantanpost.com – Musibah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan rombongan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan sebuah truk tangki bahan bakar minyak (BBM) terjadi di Jalan Alternatif Batulicin–Banjarbaru, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.00 Wita.

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Kalimantan Post

Berdasarkan laporan awal, rombongan mahasiswa KKN dari Desa Batulicin Irigasi, Kecamatan Karang Bintang, saat itu sedang dalam perjalanan menuju objek wisata Sungai Alut di Kecamatan Mantewe untuk berekreasi.

Namun, di tengah perjalanan kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan dengan sebuah truk tangki BBM.

Dari data sementara, korban meninggal dunia terdiri atas lima mahasiswa, yakni dua mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan tiga mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU).

Selain itu, seorang sopir truk tangki dan satu anggota Karang Taruna juga dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

IMG 20260801 200957

Sementara itu, satu orang korban lainnya mengalami luka-luka dan saat ini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa nahas tersebut sontak mengundang duka mendalam, khususnya bagi keluarga korban, civitas akademika, serta masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian turut membantu proses evakuasi korban sebelum petugas tiba di lokasi.

Hingga Sabtu sore, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Pihak berwenang juga masih melakukan pendataan dan identifikasi terhadap seluruh korban yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan, terutama bagi rombongan yang menempuh perjalanan jarak jauh di jalur alternatif yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Baca Juga :  KPK Sebut Kasus Dugaan Korupsi Jerat Bupati Pemalang Terdiri Atas Dua Klaster

Pemerintah daerah, pihak kampus, serta masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan dan pendampingan kepada keluarga korban yang tengah berduka.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan