BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Banjarmasin bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan Sekretaris DPD setelah wafatnya almarhum H. Syarifuddin Ardasa. Langkah tersebut dilakukan melalui Rapat Pleno yang digelar pada Sabtu (1/8/2026).
Pergantian posisi sekretaris menjadi momen bagi partai berlambang pohon beringin untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat bawah.
Rapat pleno dilaksanakan sebagai upaya menjaga kesinambungan roda organisasi sekaligus memastikan seluruh agenda kepartaian tetap berjalan sesuai jadwal.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin, H. Yuni Abdi Nur Sulaiman, mengatakan rapat pleno harus segera dilaksanakan mengingat sejumlah agenda organisasi sudah sangat mendesak.
Menurut pria yang akrab disapa Haji Iyun itu, pengisian jabatan sekretaris tidak bisa ditunda karena berkaitan dengan berbagai administrasi organisasi, termasuk surat keputusan (SK) yang harus ditandatangani bersama oleh para Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar di lima kecamatan se-Kota Banjarmasin.
“Karena waktunya sudah sangat mendesak, rapat pleno harus segera dilaksanakan. Apalagi ada SK yang harus ditandatangani oleh seluruh Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Dalam rapat pleno tersebut, DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin memberikan amanah kepada dr. Aulia Ramadhan Supit (dr. Rama) untuk mengemban tugas sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin menggantikan almarhum H. Syarifuddin Ardasa.
Haji Iyun menilai dr. Rama merupakan figur yang tepat untuk mengisi posisi strategis tersebut. Selain berprofesi sebagai dokter, dr. Rama juga memiliki pengalaman di dunia politik karena pernah menjadi anggota legislatif serta dikenal memiliki kemampuan berkomunikasi dengan berbagai kalangan.
“Menurut ulun (saya), sosok dr. Rama yang paling pas. Selain sebagai seorang dokter, beliau juga pernah duduk di legislatif dan bisa bergaul dengan siapa saja, lintas generasi,” katanya.
Lebih lanjut, Haji Iyun mengungkapkan, setelah pengisian jabatan sekretaris, DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin akan segera mengagendakan Musyawarah Kelurahan (Muslur) sebagai bagian dari proses konsolidasi organisasi.
Ia menargetkan seluruh tahapan organisasi tersebut dapat diselesaikan sepanjang Agustus 2026 sehingga kepengurusan baru sudah terbentuk secara utuh.
“Target kita semua agenda organisasi bisa selesai dan rampung bulan Agustus ini. Harapannya, sebelum peringatan Hari Ulang Tahun Partai Golkar pada Oktober nanti, kita sudah bisa merayakannya bersama seluruh pengurus yang baru,” ungkapnya.
Haji Iyun berharap seluruh proses berjalan lancar sesuai rencana dan semakin memperkuat soliditas Partai Golkar Kota Banjarmasin dalam menghadapi berbagai agenda politik maupun program pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Perdana, yang memimpin jalannya rapat, memastikan hasil Rapat Pleno telah menetapkan dr Aulia Ramadhan Supit sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin.
Menurutnya, setelah struktur kepengurusan kembali lengkap, seluruh jajaran partai diharapkan semakin fokus memperkuat konsolidasi dan mempersiapkan agenda politik ke depan.
“Karena itu, maka selanjutnya kita harus bekerja keras lagi secara maksimal dalam rangka persiapan pemilu yang akan datang. Apalagi kita harus memasukan data SIPOL di KPU pada semester dua nanti, yakni Desember,” jelasnya.
Usai ditetapkan sebagai sekretaris, dr Aulia Ramadhan Supit menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjarmasin yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah tersebut.
Ia menegaskan, dalam waktu dekat kepengurusan akan memprioritaskan pelaksanaan Musyawarah Kelurahan (Muslur) karena masa bakti pengurus di tingkat kelurahan telah berakhir.
“Yang jelas dalam waktu dekat ini kita ingin mengadakan Muslur, karena pengurus kelurahan sudah habis masa jabatannya,” ungkapnya.
Selain memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah, Partai Golkar Kota Banjarmasin juga mulai menyusun target politik menghadapi kontestasi mendatang, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan kepala daerah.
“Kemudian kita dalam Pilkada tentu memenangkan pak Yuni Abdi Nur Sulaiman menjadi Wali Kota Banjarmasin,” tutup dr. Rama.. (Opq/KPO-1)















