RIBUAN jemaah dari berbagai penjuru memadati kawasan Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura, Senin (10/8) malam yang dengan penuh khidmat mengikuti Banjar Berselawat bersama Al-Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf asal Pekalongan, Jawa Tengah.
Kegiatan menjadi bagian rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut berlangsung semarak, namun tetap dalam suasana religius.
Lantunan selawat dan doa menggema ditengah ribuan jemaah yang sejak sore berdatangan memenuhi lokasi kegiatan.
Jemaah yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, remaja hingga orang dewasa.
Tidak hanya dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar, sebagian jemaah juga datang dari sejumlah Kabupaten lain di Kalsel.
Banjar Berselawat dimulai selepas solat Isya.
Diawali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Qari Ustadz Wardiansyah.
Kehadiran ribuan jemaah mendapat apresiasi Al-Habib Ali Zainal Abidin bin Segaf Assegaf atau yang akrab disapa Habib Bidin.
Menurutnya, besarnya partisipasi masyarakat merupakan cerminan kuatnya nilai religius yang tumbuh dan terus terpelihara di Kabupaten Banjar.
Dia berharap lantunan selawat dan doa yang dipanjatkan bersama menjadi wasilah datangnya keberkahan untuk masyarakat dan daerah.
“Semoga dengan selawat ini hidup kita diberikan keberkahan, segala hajat kita dikabulkan Allah SWT dan Kabupaten Banjar senantiasa diberikan keamanan, kedamaian serta keberkahan,” tuturnya.
Bupati H Saidi Mansyur menyampaikan rasa syukur, sekaligus ucapan selamat datang kepada Al-Habib Ali Zainal Abidin Assegaf beserta rombongan Majelis Az-Zahir dari Pekalongan di Kabupaten Banjar yang dikenal sebagai Serambi Mekkah.
Bupati menjelaskan, peringatan Hari Jadi Kabupaten Banjar tahun ini mengusung tema “Banjar Ditata, Banjar Dijaga”, yang menjadi semangat bersama untuk membangun daerah, sekaligus menjaga nilai-nilai yang menjadi kekuatan masyarakat.
“Melalui kegiatan yang mulia ini, mudah-mudahan dengan kita berdoa bersama, nang garing menjadi sehat, nang bahutang banyak hutang segera lunas, nang kada bejodoh dapat jodoh. Aamiin ya Rabbal Alamin,” ucapnya yang disambut hangat ribuan jemaah.
Dalam kesempatan tersebut, Tuan Guru H Muhammad Fauzan menyampaikan tausiah mengenai keutamaan dan fadilah memperbanyak selawat kepada Rasulullah SAW.
Dia menjelaskan, dalam Kitab Khazinatul Asrar disebutkan mengenai keutamaan orang yang melazimkan selawat, diantaranya menjadi sebab datangnya keberkahan dan terkabulnya hajat.
“Salah satunya Selawat Kamilah atau yang dikenal dengan Selawat Nariyah. Syaikh Al-Qurtubi merekomendasikan untuk membacanya sebanyak 41 atau 100 kali.
Diantara keutamaannya, memohon perlindungan dari berbagai musibah dan memperoleh kecintaan dari orang-orang disekitarnya,” jelasnya.
Kemeriahan Banjar Berselawat juga semakin lengkap dengan pembagian doorprize bagi jemaah yang beruntung.
Salah satu momen yang mendapat sambutan meriah ketika Anisa (21), warga Mandiangin, Kecamatan Karang Intan berhasil menjawab pertanyaan Habib Bidin mengenai tema Hari Jadi ke-76 Kabupaten Banjar.
Atas keberhasilannya, Anisa mendapatkan hadiah umroh gratis.
Anisa mengaku sangat bersyukur dan tidak menyangka mendapatkan hadiah umroh tersebut.
Dia pun berharap kegiatan Banjar Berselawat terus dilaksanakan tiap tahunnya. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup doa dipimpin Habib Sholeh Mauladdawilah. (adv/K-2)















