Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Stok Darah dan Layanan UTD Rumah Sakit

×

Komisi IV DPRD Kalsel Soroti Stok Darah dan Layanan UTD Rumah Sakit

Sebarkan artikel ini
IMG 20260812 WA0000 e1786468028910
Kalimantanpost.com – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyoroti masih terjadinya kekurangan stok darah serta keterbatasan sarana dan sumber daya manusia (SDM) pada Unit Transfusi Darah (UTD) rumah sakit. Kalimantanpost.com - Foto/HumasDPRDKalsel

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyoroti masih terjadinya kekurangan stok darah serta keterbatasan sarana dan sumber daya manusia (SDM) pada Unit Transfusi Darah (UTD) rumah sakit.

Persoalan tersebut dibahas dalam rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, RSUD Ulin Banjarmasin, RSJ Sambang Lihum dan RSUD Ansari Saleh, Senin (10/8/2026).

Kalimantan Post

Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi IV, Gedung A Lantai 4 DPRD Kalsel, dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifa, S.H., dan membahas rencana program kerja serta kebutuhan anggaran pada Tahun Anggaran Perubahan 2026.

Jihan mengatakan, ketersediaan darah menjadi salah satu bagian penting dalam pelayanan rumah sakit, terutama bagi pasien yang menjalani operasi maupun mereka yang membutuhkan transfusi dalam kondisi darurat.

“Jangan sampai ada lagi pasien yang harus membeli atau mencari darah sendiri. Ini menjadi perhatian kita bersama agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.

Menurut Jihan, persoalan stok darah perlu ditangani secara menyeluruh, bukan hanya dengan memastikan ketersediaan darah, tetapi juga memperkuat fasilitas UTD, peralatan blood bank serta tenaga kesehatan yang mendukung layanan transfusi.

Untuk melihat kondisi secara langsung, Komisi IV juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Ulin Banjarmasin. Dari peninjauan tersebut, ditemukan masih adanya keterbatasan peralatan dan SDM yang mendukung pelayanan UTD.

Temuan itu kemudian menjadi bahan evaluasi dalam pembahasan bersama jajaran rumah sakit dan Dinas Kesehatan Kalsel.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, dr. Among Wibowo, M.Kes., Sp.S., menyatakan pihaknya akan mengevaluasi dan menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan Komisi IV.

Ia menegaskan, RSUD Ulin berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk memastikan kebutuhan pasien dapat ditangani secara optimal.

Baca Juga :  Gaungkan Germas di Kabupaten HST

Komisi IV berharap persoalan tersebut dapat menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran perubahan 2026. Penguatan stok darah, sarana UTD, peralatan blood bank dan pemenuhan SDM dinilai penting agar rumah sakit rujukan mampu memberikan pelayanan secara cepat dan maksimal.

Jihan menegaskan, pelayanan kesehatan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Jangan sampai persoalan administratif, keterbatasan fasilitas maupun kekurangan tenaga justru membuat pasien kesulitan memperoleh layanan yang seharusnya menjadi hak mereka.(nau/KPO-1)

Iklan
Iklan