BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Ambruknya Jembatan Mantuil yang menjadi akses utama warga di wilayah Banjarmasin Selatan mendapat perhatian DPRD Kota Banjarmasin.
Ketua Komisi Komisi III DPRD Kota Banjarmasin HM Ridho dan Haji Nurrahman, bersama sejumlah anggota dewan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan yang runtuh tersebut, Minggu (30/8/2026).
Politisi Golkar Kota Banjarmasin HM Ridho mengatakan, kedatangan mereka untuk memastikan kondisi di lapangan setelah kabar ambruknya jembatan ramai beredar di media sosial.
“Kita langsung melihat ke lapangan. Kita berharap dan meminta kepada Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas PUPR agar secepatnya membangun jembatan darurat,” ujarnya.
Menurutnya, Jembatan Mantuil merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan masyarakat di kawasan tersebut dengan wilayah sekitarnya. Ambruknya jembatan membuat mobilitas warga terancam terputus.
“Ini satu-satunya akses masyarakat di wilayah sini. Tidak ada jalan lain selain melalui jembatan ini,” katanya.
Karena itu, DPRD meminta Pemkot Banjarmasin tidak menunggu terlalu lama untuk menangani kondisi tersebut. Jembatan alternatif dinilai harus segera dibangun sambil menunggu pembangunan jembatan permanen.
“Kita berharap untuk sementara dibangun jembatan alternatif, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan secara permanen. Kalau memungkinkan, jembatan darurat ini bisa dibangun dalam waktu secepatnya dan masyarakat jangan menunggu lama,”tegasnya.
DPRD berharap Pemkot Banjarmasin melalui Dinas PUPR segera melakukan langkah teknis agar akses masyarakat kembali terbuka.
“Ini menyangkut mobilisasi warga. Mudah-mudahan pemerintah kota secepatnya mengambil tindakan agar akses masyarakat tidak terputus,” pungkasnya.(nau/KPO-1)















